Pemkab Sukoharjo dan Baznas Kembali Salurkan Bantuan Pada Anak Yatim Piatu

- Senin, 6 September 2021 | 15:15 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani didampingi Wakil Bupati Agus Santosa menyerahkan bantuan bagi yatim piatu. (SMSolo/Heru S)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani didampingi Wakil Bupati Agus Santosa menyerahkan bantuan bagi yatim piatu. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Sukoharjo kembali melanjutkan pemberian bantuan untuk anak yatim piatu akibat orang tuanya meninggal terpapar Covid-19.

Bantuan diserahkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Agus Santosa di Kantor Bupati, Senin (6/9). Bantuan tersebut berupa uang tunai Rp 5 juta dan juga sembako dari ASN Peduli.

"Penyerahan bantuan ini melanjutkan program bantuan untuk anak yatim piatu yang orang tuanya meninggak karena terpapar corona. Beberapa waktu lalu kan sudah ada beberapa anak, dan hari ini semuanya sudah mendapatkan bantuan yang sama," terang Etik.

Baca Juga: Konvoi Dinihari, 21 Motor Berknalpot Brong Diamankan Satlantas Polres Karanganyar

Dikatakan Etik, ada 30 anak yatim piatu dari 24 kepala keluarga (KK) di 12 kecamatan. Tiap anak mendapatkan bantuan biaya hidup dan pendidikan Rp 5 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan juga sembako dari ASN Peduli.

Selain itu, Pemkab juga menjamin bagi anak yatim piatu yang lulus SD bisa melanjutkan ke SMP negeri sesuai pilihan. Begitu juga yang lulus SMP bisa melanjutkan ke SMA Negeri sesuai pilihan.

Baca Juga: Menengok Ingar Bingarnya Siswa SD di Boyolali Ikuti PTM di Hari Pertama

"Belum lama ini juga ada anak yatim piatu di Bendosari kakak beradik dan yang nomor dua lulusan SMA bisa disalurkan bekerja sebagai tenaga Satpam di Mojolaban agar bisa jadi penopang hidup," ujar Etik.

Meski begitu, Etik tidak bisa menjanjikan semuanya bisa disalurkan bekerja karena tidak setiap hari ada lowongan bekerja. Ke depan, lanjut bupati, 30 anak yatim piatu tersebut akan dimasukkan dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sehingga ke depan bisa mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) maupun Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Etik berharap usulan ke pemerintah pusat terkait DTKS tersebut bisa disetujui sehingga nantinya bisa digunakan untuk mengakses setiap bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan JDIHN

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:05 WIB

Polres Sukoharjo dan STTW Surakarta Teken MoU

Selasa, 23 November 2021 | 18:10 WIB
X