Poster Bernada Kritikan Bertebaran di Kota Solo, Gibran : Nanti akan Dibersihkan

- Rabu, 8 September 2021 | 07:55 WIB
Salah satu poster kritikan terhadap pemerintah tertempel di Koridor Ngarsapura. (SMSolo/Agustinus Ariawan)
Salah satu poster kritikan terhadap pemerintah tertempel di Koridor Ngarsapura. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Sejumlah poster berisi kritikan terhadap pemerintah bertebaran di Kota Solo.

Poster tersebut dijumpai di beberapa titik, seperti kawasan simpang empat Panggung, Ngarsapura dan Koridor Gatot Subroto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun suaramerdeka-solo.com, poster tersebut telah tertempel di lokasi sejak pekan lalu.

Baca Juga: Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu, PDAM Solo Setop Operasi IPA Semanggi

“Sepertinya dipasang malam hari. Jadi tidak banyak yang tahu (proses pemasangannya),” tutur Mardi, juru parkir (jukir) yang bertugas di Koridor Gatot Subroto.

Kalimat protes dalam poster-poster tersebut beragam dan berhubungan erat dengan kebijakan penanganan Covid-19 seperti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Mulai "Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara (kata negara dicoret dan diganti sesama)", "Kinerjanya yang diperbaiki, bukan kritiknya yang dibatasi", "Jualan Dipenjara, Nggak Jualan Mati Kelaparan” dan “Berani membatasi harus menghidupi.”

Baca Juga: Latihan Sempat Terkendala Pandemi, Siswa SMP Krista Gracia Klaten Juara FLS2N Kategori Musik Tradisional

Menanggapi keberadaan poster tersebut Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka berjanji mengeceknya.

“Kami lihat dulu. Kalau dipasang di tempat umum atau di tembok rumah orang dan orangnya terganggu, ya nanti akan dibersihkan,” kata Gibran, Selasa (7/9/2021).

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Mahasiswa UNS Meninggal Usai Mengikuti Diklat Menwa

Senin, 25 Oktober 2021 | 11:35 WIB
X