Ratusan Warga Ikuti Vaksinasi yang Digelar Kodim 0723 Klaten

- Rabu, 8 September 2021 | 08:15 WIB
Warga mendapatkan suntikan vaksin dosis 2 pada Serbuan Vaksinasi Kodim 0723 Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, Selasa (7/9/21).(SMSolo/Merawati Sunantri)
Warga mendapatkan suntikan vaksin dosis 2 pada Serbuan Vaksinasi Kodim 0723 Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, Selasa (7/9/21).(SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Ratusan warga antusias mengikuti serbuan vaksinasi dosis 2 yang digelar Kodim 0723 Klaten di Gedung Sunan Pandanaran, komplek RSPD Klaten, Selasa (7/9/21).

Sebanyak 574 warga datang dan melakukan registrasi, namun hanya 572 orang yang mendapatkan vaksin dosis 2 oleh vaksinator Klinik Pratama 73 dan vaksinator Kodim 0723 Klaten. Dua orang lainnya terpaksa ditunda, karena hipertensi.

Baca Juga: Bengawan Solo Tercemar Limbah Ciu, PDAM Solo Setop Operasi IPA Semanggi

Rencananya, vaksinasi dosis 2 akan digelar hingga Kamis (9/9/21) di lokasi yang sama. Diharapkan dosis 2 sudah bisa selesai seluruhnya. Dalam waktu dekat, Kodim akan mendapatkan jatah vaksin dan akan segera menggelar serbuan vaksinasi dosis 1 untuk masyarakat umum.

"Hari ini, kami mendapat jatah vaksin lagi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melalui Kesehatan Kodam IV Diponegoro. Sedang dalam proses pengambilan, Insya Allah jumlahnya sekitar 3500 dosis," kata Dandim 0723 Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo.

Baca Juga: Catat! Mulai Kamis, Anak Sekolah di Wonogiri akan Divaksin

Begitu datang, saksin tersebut akan segera digunakan untuk serbuan vaksinasi lagi di beberapa lokasi yang sudah ditentukan. Untuk sasarannya telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan, yakni karyawan dan masyarakat yang berusia produktif.

Kodim juga terus mendistribusikan obat dari Kementerian Kesehatan untuk pasien covid-19 di Klaten. Distribusi dilakukan melalui Koramil dan jajarannya, didampingi Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat.

"Total ada 6530 paket obat yang kami terima, sebagian besar sudah terdistribusi ke masyarakat. Saat ini, masih ada sisa 800 paket belum terdistribusi karena belum ada sasaran. Jadi bukan kami nyetok obat, tapi karena memang jumlah pasiennya sudah turun," kata Dandim.

Baca Juga: Karut-Marut di Rutan dan di Lapas, Trubus Rahadiansyah: Ganti Saja Dirjen PAS

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X