Dinas Kesehatan Klaim Boyolali Masuk Kriteria PPKM Level 1. Positif Rate Tinggal 10 Persen

- Jumat, 10 September 2021 | 09:35 WIB
Plt Kepala Dinkes Boyolali, Insan Adi Asmono. (SMSolo/Joko Murdowo
Plt Kepala Dinkes Boyolali, Insan Adi Asmono. (SMSolo/Joko Murdowo

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Wilayah Kabupaten Boyolali masih masuk PPKM level 3. Namun demikian, sebenarnya Boyolali masuk kriteria level 1.

"Jika perhitungan itu tidak berdasarkan wilayah Aglomerasi, Boyolali masuk kreteria level 1,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)Boyolali, Insan Adi Asmono, Jumat (10/9).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, saat ini kasus aktif di Boyolali tinggal sebanyak 139 pasien. Dari kasus aktif itu, kurang dari separohnya masih dirawat di rumah sakit sebanyak 48 orang dan 9 pasien menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat.

Baca Juga: Masih Pandemi Covid-19, Sebaran Apem Yaqowiyu di Jatinom Klaten Ditiadakan

Sedangkan 79 pasiennya melakukan isolasi mandiri. Secara akumulasi, total kasus konfirmasi Covid-19 di Boyolali ada sebanyak 24.422 orang dan yang sudah sembuh 22.896 pasien atau 93,8 persen. Sedangkan untuk angka kematian pasien Covid-19 mencapai 1.390 orang atau 5,7 persen.

"Berdasarkan Indeks Kesehatan Masyarakat ( IKM), Kabupaten Boyolali memperoleh skor 2,63. Hal itu menunjukkan jika Boyolali masuk zona rendah penularan Covid-19."

Baca Juga: Dikukuhkan Ganjar, 45 Atlet Solo Bakal Perkuat Kontingen Jateng pada PON XX Papua 2021

Dari perhitungan dan data yang ada, lanjut Insan, kreteria PPKM Boyolali bisa masuk level 1. Hal itu bisa berdasarkan perhitungan kasus konfirmasi baru, setiap 100.000 penduduk perminggu, positif rate di Boyolali hanya 10 persen.

Sedangkan rasio kontak erat sebanyak 2 kasus, dengan keterisian bed occupancy rate (BOR) hanya 13 persen. Selain itu, kasus konfirmasi dirawat per 100.000 penduduk hanya 2 persen. Namun demikian, pihaknya tetap sesuai pedoman pemerintah pusat, yaitu PPKM level 3.

Pihaknya juga tetap meminta masyarakat disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Jangan sampai lengah dan melakukan eforia, sehingga kasus Covid-19 di Boyolali bisa terus dikendalikan. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Tiga Ruko di Cepogo Boyolali Dibobol Maling

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, BTS di Simo Boyolali Terbakar

Selasa, 30 November 2021 | 14:19 WIB
X