Lima Desa di Sukoharjo Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Gelontor 121 Tangki Air

- Jumat, 10 September 2021 | 10:21 WIB
Petugas melakukan droping air bersih di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo. (SMSolo/dok)
Petugas melakukan droping air bersih di wilayah selatan Kabupaten Sukoharjo. (SMSolo/dok)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo telah menyalurkan 121 tangki air bersih ke lima desa yang kesulitan air.

Lima desa tersebut ada di Kecamatan Weru, Tawangsari dan Bulu. Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto mengatakan, desa-desa yang sudah didrop air bersih sebelumnya sudah mengajukan bantuan.

Baca Juga: Dinas Kesehatan Klaim Boyolali Masuk Kriteria PPKM Level 1. Positif Rate Tinggal 10 Persen

"Di Weru itu ada Desa Tawang, di Bulu ada Desa Kamal, Puron dan Ngasinan sedangkan di Tawangsari ada di Desa Kedungjambal. Total yang sudah disalurkan 121 tangki, per tangki itu kapasitas 4.000 liter air," jelas Sri Maryanto.

Terkait dengan potensi kekeringan di Kabupaten Sukoharjo, tiga wilayah tersebut selama ini memang menjadi langganan kekeringan saat kemarau. Hanya saja, jika dilihat dari perkembangan yang ada, jumlahnya terus menurun.

Baca Juga: Duh .....Tersangkut Benang Layangan, Ojol Dapat Delapan Jahitan

"Dulu tahun 2019 itu ada 17 desa tetapi sekarang sudah terus menurun. Karena sudah banyak yang membuat sumur dan airnya masih bisa dinikmati warga hingga sekarang. Salah satunya di Desa Watulumbung, Tawangsari," imbuhnya.

Khusus di Watulumbung terdapat enam titik sumur. Sumur-sumur tersebut sampai saat ini airnya masih bisa mencukupi kebutuhan warga.

"Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Kalau ada yang membutuhkan langsung didrop air bersih."**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan JDIHN

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:05 WIB
X