Disiplinlah! Pelanggar Prokes di Solo Bakal Diuji Swab Mendadak

- Minggu, 12 September 2021 | 18:31 WIB
PANTAU KERUMUNAN: Petugas Satpol PP Surakarta memantau kerumunan warga di Plasa Manahan.  (SMSolo/dok)
PANTAU KERUMUNAN: Petugas Satpol PP Surakarta memantau kerumunan warga di Plasa Manahan. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) menjadi kunci terus menekan Covid-19.

Pemkot Surakarta pun menyiapkan uji swab mendadak, bagi para pelanggar prokes di Kota Solo.

Uji swab mendadak itu dilakukan guna menekan potensi penularan Covid-19, di lokasi kerumunan dan rawan pelanggaran prokes.

Baca Juga: PCR Terkendala Antrean Waktu dan Tempat, Tracing di Boyolali Kini Gunakan Swab Antigen

Kepala Satpol PP Arif Darmawan mengakui, pelanggaran prokes cenderung meningkat beberapa waktu belakangan, seiring pelonggaran aktivitas masyarakat usai penurunan level PPKM.

“Mekanisme swab antigen di tempat itu juga diharapkan memberikan efek jera,” tegas Arif.

Rencana itu, imbuh dia, mengemuka usai Dinas Kesehatan melaporkan adanya kerumunan dan pelanggaran prokes di sejumlah tempat publik.

Baca Juga: Belum Dilengkapi Aplikasi PeduliLindungi, Prokes jadi Andalan 44 Pasar Tradisional di Solo

“Di lokasi-lokasi rawan kerumunan dan pelanggaran prokes itu nanti akan kami lakukan swab acak. Rencananya seminggu dua kali.”

Kepala Dinas Kesehatan Siti Wahyuningsih mengaku masih mendapati pengunjung tempat kuliner, yang mengabaikan syarat jaga jarak di lokasi keramaian.

“Pembelinya berkerumun dan saat berbicara mereka tidak menggunakan masker,” tegasnya.

Baca Juga: Polwan Satlantas Sukoharjo Razia Prokes dan Sosialisasi Aplikasi Peduli Lindungi

Pelanggaran lain yang dijumpainya adalah penggunaan enam kursi dan satu meja kecil, yang menyulitkan konsumen menjaga jarak.

“Kalau kursinya tidak dikurangi, pasti akan diduduki pelanggan,” kata Siti.

Baca Juga: Ini di Solo. Prokes Diuji Coba, Pengunjung dan Karyawan Pusat Perbelanjaan Wajib Skrining

Siti berharap agar pelonggaran-pelonggaran aktivitas masyarakat tidak berujung peningkatan kasus Covid-19.

“Kalau kasusnya naik lagi, ya repot. Makanya kami akan menyesuaikan jadwal patroli Satpol PP, untuk melaksanakan swab mendadak itu. Jangan sampai kasus meledak dan pengetatan kembali, gara-gara masyarakat abai,” tandas Siti.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X