Arang Bisa Menyuburkan dan Menyehatkan Tanah. Begini Cara Membuatnya

- Rabu, 15 September 2021 | 06:14 WIB
MENCAMPUR PUPUK : Dwi Sartono (40) petani Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri mempraktikkan cara mencampur pupuk kompos dengan arang saat pelatihan, Selasa (14/9/2021).  (SMSolo/Khalid Yogi)
MENCAMPUR PUPUK : Dwi Sartono (40) petani Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri mempraktikkan cara mencampur pupuk kompos dengan arang saat pelatihan, Selasa (14/9/2021). (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Biochar atau arang pembenah tanah bisa mengembalikan kesuburan dan kesehatan tanah.

Biochar dapat terbuat dari arang sekam atau arang ranting-ranting pepohonan.

Keberadaan biochar atau arang pembenah itu menjadi tempat tinggal yang baik untuk bakteri-bakteri probiotik penyubur tanah.

Baca Juga: Kembalikan Pamor Hasil Pertanian Klaten, Bupati Instruksikan ASN Beli Beras Rojolele 20 Kg/Bulan

Dwi Sartono (40) petani Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri menerangkan, biochar dapat dibuat dengan sekam atau ranting pepohonan.

"Cara membuatnya sangat mudah. Ranting dibakar, sebelum menjadi abu, disiram air," katanya saat menjadi pemateri dalam Diklat Tematik oleh BBPP Lembang dan Dispertan Kabupaten Wonogiri di desa tersebut, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: International Smart Farming Competition, Menuju Pertanian Masa Depan

Arang kemudian dicampur dengan kompos lalu ditaburkan ke tanah.

Selanjutnya disiram dengan probiotik bakteri pengurai.

Tanah yang sudah ditaburi arang, kompos dan probiotik kemudian dibalik atau dibajak.

Dwi menjelaskan, di dalam biochar terdapat rongga-rongga yang bisa menjadi tempat hidup bakteri pengurai.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bejat! Cabuli Anak Tetangga dengan Sadis

Kamis, 23 September 2021 | 14:07 WIB

Capaian Vaksinasi di Boyolali Sudah Mencapai 49 Persen

Rabu, 22 September 2021 | 14:07 WIB

Tes SKD ASN Diharapkan Hasilkan ASN Berkualitas

Rabu, 22 September 2021 | 08:39 WIB

23 Ribu Siswa SMA-SMK di Boyolali Tunggu Vaksinasi

Selasa, 21 September 2021 | 21:00 WIB
X