Tersengat Listrik dari Mesin Drill, Ngadiyanto Tewas

- Kamis, 16 September 2021 | 19:11 WIB
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara terkait tewasnya Ngadiyanto, di Dukuh Simo Lor, Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat Karanganyar, Kamis (16/9/2021).  (SMSolo/dok)
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara terkait tewasnya Ngadiyanto, di Dukuh Simo Lor, Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat Karanganyar, Kamis (16/9/2021). (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Nahas dialami Ngadiyanto, warga Dukuh Karanganyar RT 03 RW 01 Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar.

Ngadiyanto tewas kesetrum mesin drill cor beton, saat mengerjakan proyek pembuatan IPAL komunal di Dukuh Simo Lor RT 03 RW 07 Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: Terjadi Lagi di Sragen, Petani Tewas Tersetrum Jebakan Tikus di Sawah Sendiri

Diduga, Ngadiyanto yang berusia 32 tahun tersengat aliran listrik dari kabel mesin drill yang terkelupas dan tidak diketahui sebelumnya.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama tiga rekannya, mengerjakan proyek pembuatan IPAL komunal di pertigaan jalan kampung Dukuh Simo Lor.

Baca Juga: Senjata Makan Tuan. Mau Nyetrum Tikus, Justru Tewas Tersetrum Sendiri

Korban mengerjakan galian lubang pipa IPAL komunal dengan menggunakan mesin drill, yang terhubung dengan instalasi listrik tegangan tinggi.

Sekitar pukul 09.30 WIB, sesaat setelah mesin dinyalakan, korban tiba-tiba berteriak "Allahu Akbar" dan langsung tergeletak tak sadarkan diri.

Posisi mesin drill menimpa tubuh.

Baca Juga: Kejadian Miris di Boyolali. Seorang Nenek Tewas Dianiaya di Ladang

Melihat kejadian itu, ketiga rekannya langsung melepas stop kontak mesin drill dan menolong korban.

Korban dilarikan ke RS Indosehat Kebakkramat, namun nyawanya tidak tertolong.

Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Agung Purwoko, mewakili Kapolres Karanganyar AKBP Muchammad Syafi Maulla menjelaskan, dari pemeriksaan dokter, terdapat luka robek pada ruas antara jari manis dan jari kelingking telapak tangan kanan.

Baca Juga: Tragis! Ibu Meninggal, Ayah Stroke, Dua Saudara Lumpuh. Hepi Kini Jadi Tumpuan

Sementara pada telapak tangan kiri korban terdapat luka bekas sengatan arus listrik.

"Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Selanjutnya, jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," jelasnya.*

 

 

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Guru Berperan Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Anak

Selasa, 16 November 2021 | 15:13 WIB
X