Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Putuskan Tunda Penutupan Dam Colo Nguter

- Senin, 20 September 2021 | 09:47 WIB
Dam Colo di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. (SMSolo/Heru S)
Dam Colo di Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memutuskan menunda penutupan aliran ke saluran irigasi Colo, Nguter dari jadwal sebeumnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo, Bagas Windaryatno mengatakan, sudah ada rapat yang dilakukan BBWSBS terkait keputusan tersebut.

"Hasil rapat yang digelar Balai Besar memutuskan untuk menunda penutupan Dam Colo selama 10 hari. Jika jadwal sebelumnya penutupan dilakukan 1 Oktober, mundur jadi tanggal 11 Oktober," jelas Bagas.

Baca Juga: Balapan Liar, Puluhan Pemuda Diamankan Polsek Kartasura

Dengan mundurnya penutupan tersebut, kata Bagas, diharapkan tidak akan mengganggu pertanian di wilayah Sukoharjo khususnya yang dialiri air irigasi dari sana.

"Mudah-mudahan ini dapat tidak sampai mengganggu pertanian yang ada. Artinya tidak sampai penutupan nanti menimbulkan puso atau kerawanan produksi pertanian," tegas Bagas.

Terkait dengan hal itu, Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Colo Timur, Jigong Sarjanto juga membenarkan hal itu.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Berakhir Besok, Prokes di Solo Kian Diabaikan

Menurut dia, sepanjang cuaca saat ini tidak terjadi perubahan, penundaan penutupan itu tidak masalah. Tetapi kalau ada perubahan cuaca, ceritanya bisa berbeda.

"Sebenarnya dari kami (petani) itu mintanya tidak usah ditutup saja kalau memang di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri masih ada air. Artinya air tetap dialirkan ke salurna irigasi bukan dibuang ke Bengawan Solo," ujarnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan JDIHN

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:05 WIB

Polres Sukoharjo dan STTW Surakarta Teken MoU

Selasa, 23 November 2021 | 18:10 WIB
X