Vaksinasi Pelajar di Sragen Bergeser Prioritas Sasaran ke Tingkat SMA

- Rabu, 22 September 2021 | 06:31 WIB
DISUNTIK BUPATI: Seorang pelajar Sragen ketakutan, saat disuntik vaksin oleh Bupati  Kusdinar Untung Yuni Sukowati.  (SMSolo/dok)
DISUNTIK BUPATI: Seorang pelajar Sragen ketakutan, saat disuntik vaksin oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati. (SMSolo/dok)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Para pelajar Sragen, tingkat SMP atau MTs dan SMA, SMK  serta MA kini menjadi prioritas sasaran vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi pelajar dintensifkan, karena saat ini semua sekolah di Sragen sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM secara terbatas dengan menerapkan prokes secara ketat.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, vaksinasi yang sebelumnya difokuskan untuk pelajar SMP, mulai minggu ini difokuskan kepada para pelajar SMA, SMK dan MA.

Baca Juga: Pemkab Wonogiri Lakukan Percepatan Vaksinasi. Pelajar SLTA Sederajat Menjadi Prioritas

Dua pekan lalu, Sragen memperoleh 73 ribu dosis vaksin yang disuntikkan kepada para pelajar SMP.

Kemudian datang lagi 130 ribu dosis vaksin, yang akan dipakai untuk vaksinasi pelajar SMA, SMK dan MA.

“Minggu ini, vaksinasi pelajar difokuskan untuk SMA, SMK dan MA serta mulai ke pesantren,” kata Bupati Yuni.

Baca Juga: Sambil Berolahraga, Duta Pelajar Anti Narkoba Klaten Belajar Kampanye

Jumlah vaksin yang dimiliki Sragen, akan ditambah vaksin dari TNI dan Polri sekitar 74 ribu dosis.

Stok itu akan dipakai untuk vaksinasi masyarakat Sragen.

Pihaknya menargetkan, dalam sepekan bisa menyuntikkan vaksin 70 ribu dosis.

Baca Juga: Vaksinasi Pelajar Berlanjut, Disdikbud Boyolali Ajukan 36 Ribu Vaksin  

Cakupan vaksinasi masyarakat Sragen saat ini sekitar 40 persen.

“Kalau akhir September, cakupan bisa nambah 10 persen, maka cakupan vaksinasi di Sragen sudah 50 persen dari target sasaran warga yang divaksin 800 ribu orang,” tandas Yuni.

Saat ini dalam wilayah Solo Raya, posisi cakupan vaksinasi Sragen berada di bawah Kota Surakarta, Karanganyar dan Sukoharjo.

Baca Juga: Ingin Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, SD Muhammadiyah 1 Surakarta akan Buka Kelas Bilingual

“Mudah-mudahan Sragen bisa melampau Sukoharjo. Minggu lalu kita sudah melampaui Kabupaten Boyolali, yang biasanya di atas kita,” tegas Yuni.

Amir, Kepala SMP Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen mengatakan, sekolahnya sudah melaksanakan vaksin bagi para muridnya.

Pelaksanaannya Jumat (17/9/2021) dan dihadiri Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Kepala Dinkes Hargiyanto, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)  Suwardi. 

Baca Juga: Vaksinasi Pelajar. Sebanyak 819 Siswa SMPN 1 Boyolali Divaksin Covid-19

“Total 301 siswa kami divaksin, dari kelas 7 sampai kelas 9. Ada 26 murid yang sudah melakukan vaksin mandiri dari orang tua mereka, serta ada tujuh orang yang tidak mendapat izin divaksin karena sedang sakit,” tutur Amir.

“Bupati Yuni juga turut memvaksin para murid, mungkin ada sekitar 15 orang siswa-siswi yang divaksin sendiri oleh Bupati Yuni,” kata Amir.

Baca Juga: ‘Hadiah’ Surat Tilang Bagi Pelajar yang Konvoi Lulusan

Amir menandaskan, vaksinasi bagi pelajar diharapkan meningkatkat imunitas mereka, serta mendukung pelaksanaan PTM secara terbatas.

"Dengan semua murid, guru dan tenaga kependidikan semuanya sudah divaksin, diharapkan semuanya semakin sehat dn PTM semakin lancar. Serta yang sangat penting, pandemi Covid 19 segera berakhir,” tegasnya.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kecelakaan Karambol terjadi di Sumberlawang, Sragen

Kamis, 11 November 2021 | 11:19 WIB
X