Antisipasi Klaster Baru di Solo Selama PTM, Pemkot Surakarta Andalkan Tes Acak Covid-19

- Kamis, 23 September 2021 | 17:46 WIB
TES ACAK: Siswa SMK Negeri 2 Surakarta mengikuti tes acak Covid-19 di sekolah tersebut, Rabu (22/9/2021).  (SMSolo/dok)
TES ACAK: Siswa SMK Negeri 2 Surakarta mengikuti tes acak Covid-19 di sekolah tersebut, Rabu (22/9/2021). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Pemkot Surakarta mengandalkan tes acak Covid-19 di sekolah-sekolah penyelenggara pembelajaran tatap muka atau PTM, guna mengantisipasi munculnya klaster baru di Solo.

Tes acak Covid-19 itu dilakukan mendadak, tanpa didahului pemberitahuan kepada pengelola sekolah.

“Sedari awal sudah kami antisipasi (potensi klaster di sekolah selama PTM). Kemarin kami juga melakukan tes acak Covid-19 ke beberapa sekolah, misalnya SMK Negeri 2. Alhamdullilah negatif semua,” ungkap Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Kamis (23/9/2021).

Baca Juga: Dipicu Kontak dengan Kudus, Klaster Baru di Boyolali Terus Diwaspadai

Gibran melanjutkan, tes acak Covid-19 tersebut menjadi konsekuensi atas pemberlakuan PTM di Solo.

“Lha wong pandemi memang belum selesai kok. Jadi harus siap dengan segala kemungkinan. Kami nggak bisa kalau nggak melakukan testing, lalu berasumsi semua warga sehat.”

Baca Juga: Dipacu Klaster Keluarga, Sehari 89 Kasus Baru di Manisrenggo Klaten

Pemkot, menurut Wali Kota, juga akan menghentikan PTM manakala terdapat guru atau peserta didik yang positif terinfeksi Covid-19.

“Kalau ada murid atau guru yang positif, kami tutup dulu sekolah yang bersangkutan. bukan semua sekolah lho,” tegas Gibran.

Ia pun berpesan agar seluruh pengelola sekolah dan murid tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Ruko di Cepogo Boyolali Dibobol Maling

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:36 WIB

Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan JDIHN

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:05 WIB
X