Tolak Tanda Tangan, Tiga Pimpinan DPRD Sragen Dinilai Tidak Paham Aturan

- Kamis, 30 September 2021 | 09:27 WIB
Ketua DPRD Sragen Suparno membubuhkan tanda tangan pengesahan APBD Perubahan 2021, sementara ketiga Wakil Ketua DPRD enggan tanda tangan, seusai Rapat Paripurna DPRD di Gedung Dewan, Rabu (29/9). (SMSolo/Basuni H)
Ketua DPRD Sragen Suparno membubuhkan tanda tangan pengesahan APBD Perubahan 2021, sementara ketiga Wakil Ketua DPRD enggan tanda tangan, seusai Rapat Paripurna DPRD di Gedung Dewan, Rabu (29/9). (SMSolo/Basuni H)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Sragen yang menolak menandatangani pengesahan APBD Perubahan 2021 dalam Rapat Paripurna dianggap tidak paham aturan.

Tiga Wakil Ketua DPRD Sragen tersebut adalah dari Fraksi Golkar, Fraksi PKB dan Fraksi PKS. Aksi pemboikotan itu dinilai tidak patut dan justru malah menunjukkan ketidakpahaman mereka akan aturan maupun proses penetapan APBD.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Sugiyamto menyayangkan penolakan tandatangan yang dilakukan ketiga wakil ketua DPRD tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan mereka mengingkari sikap politik dari fraksi mereka sendiri.

Baca Juga: Gus Muhaimin dan Airlangga Hartarto Baru Sebatas Silaturahmi

Sebab dalam pendapat akhir fraksi yang dibacakan di paripurna hari ini, semua fraksi menerima dan menyetujui APBD Perubahan 2021.

“Kalau kemudian mereka menolak tandatangan, berarti tiga orang pimpinan itu mengingkari partainya sendiri. Mereka malah seperti pembangkang fraksinya, karena dalam pandangan umum pendapat akhir, semua fraksi menerima APBD Perubahan ini,” jelas Sugiyamto.

Mantan Ketua DPRD Sragen itu menilai sikap ketiga pimpinan tersebut malah memunculkan keraguan tentang pemahaman mereka terkait soal aturan dan mekanisme APBD.

Sebab sejak awal mulai pembahasan hingga pandangan akhir, tidak ada penolakan dari ketiga fraksi tersebut. Terlebih, ketiganya juga hadir dalam paripurna tersebut.

Baca Juga: Kantin Sehat SD Muhammadiyah 1 Surakarta Ikuti Penilaian Prokes TPP

Kecuali kalau memang proses APBD ada yang salah atau tidak sah. Lalu mereka menolak karena ada pelanggaran atau sejak awal menolak pembahasan, itu wajar.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kecelakaan Karambol terjadi di Sumberlawang, Sragen

Kamis, 11 November 2021 | 11:19 WIB
X