Tolak Tandatangan, DPC PKB Nilai Sikap Kadernya di DPRD Sragen Kurang Tepat

- Kamis, 30 September 2021 | 13:24 WIB
Ketua DPRD Sragen Suparno membubuhkan tanda tangan pengesahan APBD Perubahan 2021, sementara ketiga Wakil Ketua DPRD enggan tanda tangan, seusai Rapat Paripurna DPRD di Gedung Dewan, Rabu (29/9). (SMSolo/Basuni H)
Ketua DPRD Sragen Suparno membubuhkan tanda tangan pengesahan APBD Perubahan 2021, sementara ketiga Wakil Ketua DPRD enggan tanda tangan, seusai Rapat Paripurna DPRD di Gedung Dewan, Rabu (29/9). (SMSolo/Basuni H)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Polemik penolakan tandatangan oleh tiga pimpinan DPRD Kabupaten Sragen atas pengesahan APBD Perubahan 2021 dalam Rapat paripurna, berbuntut.

Wakil Ketua DPC PKB Sragen, Handoko Wahyu menilai sikap Muslim selaku Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKB, yang menolak tanda tangan kurang tepat.

Menurut Handoko, penolakan tanda tangan itu merupakan sikap Muslim selaku pribadi dan tidak mewakili sikap fraksi maupun partai.

Baca Juga: Tolak Tanda Tangan, Tiga Pimpinan DPRD Sragen Dinilai Tidak Paham Aturan

Dia menjelaskan setelah menerima kabar tersebut, segera melakukan klarifikasi ke Ketua DPC maupun Ketua Fraksi. Ternyata memang belum ada komunikasi atas tindakan itu. Padahal PKB Sragen menempatkan kadernya di eksekutif yakni Wabup Suroto.

"Sikap Muslim merupakan tindakan pribadi dan tidak mewakili partai. Agar tidak terulang, akan kami bahas secara internal,” tandasnya. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kecelakaan Karambol terjadi di Sumberlawang, Sragen

Kamis, 11 November 2021 | 11:19 WIB
X