Pembahasan IMB Menara PT Telkom Jl. Veteran Sragen, Buntu. Warga Tolak Permohonan IMB

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:59 WIB
Pembahasan IMB menara PT Telkom Jl.Veteran, Sragen buntu setelah warga RT 03 RW XVI Taman Murni menolak, karena belum ada kesepakatan kompensasi CSR.(SMSolo/Anindito AN)
Pembahasan IMB menara PT Telkom Jl.Veteran, Sragen buntu setelah warga RT 03 RW XVI Taman Murni menolak, karena belum ada kesepakatan kompensasi CSR.(SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Proses permohonan IMB menara PT Telkom di Jl.Veteran, Sragen menemui jalan buntu. Warga RT 03 RW XVI Kampung Taman Murni yang menggelar rapat bersama Joko Rustanto, perwakilan PT Telkom, menolak menyetujui permohonan IMB menara telkom.

Masalahnya, belum ada kesepakatan antara warga dan pihak PT Telkom, terkait kompensasi CSR. Himawati mewakili warga Kampung Taman Murni didampingi Ketua LBH Libas Hari Cahyono minta agar menara dipindah, karena pembicaraan buntu.

"Pertemuan sudah digelar sebelas kali. Empat di antaranya rapat dihadiri perwakilan PT Telkom, namun tetap tidak membuahkan hasil atau kesepakatan. Karena buntu rapat akhirnya ditutup," ujarnya.

Baca Juga: Terkena Tol Jogya- Solo, Warga Klinggen, Sawit Boyolali Cari Rumah Pengganti

Rapat dihadiri Ariyanto Plt Kasi Pengaduan dan Partisipasi Masyarakat Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Aryo Sugeng Prastowo, Kasi Penyelesaian Sengketa dan Penegakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutahan (DLHK) Sragen.

Karena tidak ada kesepakatan antara warga dan PT Telkom, Himawati akan melaporkan keberadaan menara bodong atau tanpa kelengkapan surat administrasi itu ke Bupati Sragen dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sragen.

"Menara telkom itu sebaiknya dipindah saja," pintanya disambut dukungan warga.

Baca Juga: Status PPKM Turun ke Level 2, Bupati Sukoharjo Keluarkan Instruksi Baru. Karaoke, Spa Tetap Tutup

Himawati mengaku pernah menanyakan lewat surat ke Kantor Diskominfo Sragen terkait kewajiban PT Telkom membayar retribusi menara. Ternyata jawaban tertulis Diskominfo Sragen, dokumen menara milik BUMN itu belum lengkap. Sehingga Diskominfo belum menarik retribusi.

Yosef B Passar warga Taman Murni mengatakan PT Telkom melanggar HAM dan hak warga. Karena sudah beroperasi selama 34 tahun, namun tidak pernah memberi CSR untuk warga lingkungan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Kecelakaan Karambol terjadi di Sumberlawang, Sragen

Kamis, 11 November 2021 | 11:19 WIB
X