Tahun 2021, Inilah 10 Desa Stunting di Kabupaten Klaten

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 07:40 WIB
Kepala Dinsos P3AKB Klaten Muh Nasir memberikan paparan tentang stunting di Desa Karangpakel, Trucuk, Klaten.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Kepala Dinsos P3AKB Klaten Muh Nasir memberikan paparan tentang stunting di Desa Karangpakel, Trucuk, Klaten. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Pada 2021 ini, ada 10 desa di Kabupaten Klaten Klaten yang termasuk desa stunting.

Karena itu, Pemkab Klaten terus berupaya menekan penyebab stunting dan mengatasinya.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena kekurangan gizi, penyakit atau bisa juga karena salah pola asuh anak.

Baca Juga: Atlet Asal Jombor Sukoharjo Sabet Medali Emas di PON XX Papua dari Cabang Taekwondo

Hal itu bisa berdampak pada kecerdasan anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Pemkab Klaten melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (Dinsos P2AKB) melakukan berbagai upaya untuk mencegah terjadinya stunting, salah satunya dengan edukasi, sosialisasi dan program Kampung KB.

Menurut Kepala Dinsos P3AKB Klaten, Drs Muh Nasir MM, tahun 2021 ada 10 desa stunting di 8 kecamatan di Klaten.

Baca Juga: Pertanian Hidroponik Jadi Sumber Penghasilan, Begini Caranya

Dinyatakan desa stunting, karena ditemukan kasus stunting yang cukup tinggi.

‘’Upaya menurunkan kasus stunting terus dilakukan secara terpadu, melibatkan berbagai stake holder. Perbaikan gizi juga dilakukan lewat pembentuk Kampung KB dan upaya perbaikan gizi,’’ kata Muh Nasir.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X