Masuk Kantor, Pemkab Sukoharjo Wajibkan ASN Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 09:46 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke kantornya. (SMSolo/dok)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk ke kantornya. (SMSolo/dok)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Sukoharjo mulai menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk scrining pegawai atau ASN saat masuk perkantoran.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sukoharjo Suyamto mengatakan, pihaknya sudah memasang dua TV Stand yang menampilkan QR Code yang bisa discan menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi.

TV stand berisi QR Code tersebut dipasang di pintu masuk Gedung Menara Wijaya dan pintu masuk Lobi Kantor Bupati.

Baca Juga: Dukung Penanganan Covid-19, Grab Serahkan Paket Sembako pada Pemkot Surakarta

"Untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya Diskominfo sudah memberikan QR Code untuk dicetak dan dipasang sebagai banner stand," jelasnya.

Dijelaskan, penggunakan aplikasi PeduliLindungi saat masuk kantor mengimplementasikan aturan dalam Inbup Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Level 2 di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga: Tahun 2021, Inilah 10 Desa Stunting di Kabupaten Klaten

Dalam Inbup tersebut, masuknya ASN masih diberlakukan 50% Work From Office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

"Sesuai Inbup, pelaksanaan WFO tersebut dengan menerapkan prokes ketat ketat, pengaturan waktu kerja secara bergantian."

Selain itu, saat ASN melakukan Work From Home (WFH) tidak melakukan mobilisasi ke tempat lain serta dapat menerima kunjungan kerja yang berasal dari daerah lain dengan menunjukkan hasil negatif tes swab antigen (H-1).**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Kembali Dapat Bantuan

Senin, 17 Januari 2022 | 15:05 WIB

Gropyokan Tikus, Pemdes Pranan Berikan Bonus

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:46 WIB
X