Catet Lur! Jalan Pandanaran Boyolali Ditutup Malam Hari

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 13:58 WIB
Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond. (SMSolo/Joko Murdowo)
Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Pembatasan kegiatan masyarakat tetap dilakukan Polres Boyolali meski kini Boyolali berada dilevel 2 PPKM. Salah satunya penutupan jalan Pandanaran mulai pukul 21.00 WIB – 05.00 WIB.

Menurut Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, penutupan ruas jalan dilakukan di simpang empat terminal lama dan simpang tiga tugu berlian. Penutupan dua ruas jalan ini berlaku sejak Boyolali dilevel 3 dan dilanjutkan hingga sekarang.

“Penutupan ruas jalan ini bertujuan untuk membatasi mobilitas warga,” katanya, Jumat (8/10).

Baca Juga: Sisa 46.000 Sasaran, Vaksinasi Covid-19 di Solo Dilayani Sampai Malam Hari

Yaitu, supaya masyarakat Boyolali tidak lengah dan tetap waspada terhadap Covid-19. Sekaligus untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19. Penutupan ruas jalan ini akan diberlakukan terus sampai Boyolali berada dilevel I PPKM.

"Apalagi, dengan sejumlah pelonggaran potensi peningkatan mobilitas masyarakat diprediksi naik. Sejak pelonggaran pada PPKM level 2, mobilitas masyarakat naik hingga 40-50 persen."

Ditambahkan, penutupan ruas ini sebagai langkah antisipasi pendatang dari luar Boyolali. Termasuk meminimalisir titik-tirik kerumunan seperti di Simpang Lima Patung Kuda, Boyolali Kota dan titik lainnya.

Baca Juga: Keren! Ini Dia Empat Dosen ISI Surakarta yang Meraih Sertifikasi Produser Pertama di Indonesia

Selanjutnya, dilakukan pengalihan arus kendaraan dari arah luar kota. Kendaraan dari arah Semarang diarahkan menuju jalan lingkar utara. Sedangkan pengguna jalan dari arah Solo dialihkan melalui jalan lingkar selatan.

Tak hanya itu, antisipasi gelombang ketiga Covid-19 dilakukan dengan menggenjot vaksinasi. Ditargetkan vaksinasi 100 persen dosis pertama bisa dikejar bulan ini. Sedangkan gap dosis pertama dan kedua akan terus dipangkas.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Andalkan Biogas, Warga Urutsewu Tak Perlu Beli Gas Melon

Minggu, 25 September 2022 | 05:15 WIB

Penemuan Mayat Kagetkan Warga Desa Pelem, Kecamatan Simo

Sabtu, 17 September 2022 | 13:42 WIB

Seratusan Mahasiswa Geruduk DPRD Boyolali, Ada Apa?

Rabu, 14 September 2022 | 13:20 WIB
X