Anak Yatim Akibat Covid-19 Jangan Sampai Putus Sekolah

- Senin, 11 Oktober 2021 | 16:05 WIB
Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan bantuan paket sekolah kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Senin (11/10). (SMSolo/Irfan Salafudin)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan bantuan paket sekolah kepada anak yatim yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Senin (11/10). (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jateng dan Pemkab Karanganyar berkomitmen menanggung biaya pendidikan anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19, minimal hingga tingkat SMA.

Jika anak tersebut berniat untuk melanjutkan pendidikan hingga kuliah, Baznas dan Pemkab juga akan membantu.

Komitmen itu terungkap saat acara penyerahan bantuan paket sekolah bagi anak yatim yang orangtuanya meninggal akibat Covid-19 di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati, Senin (11/10).

Baca Juga: Lolos PPPK, Supriyadi Guru SMPN 1 Trucuk Jalan Kaki Klaten-Yogya 42 Km

Sebanyak 145 anak yatim berusia 5-14 tahun dari berbagai kecamatan di Karanganyar, menerima bantuan dari Baznas Provinsi Jateng dan dukungan bantuan dari Baznas Karanganyar.

Secara simbolis, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan bantuan tersebut, didampingi Ketua Baznas Provinsi Jateng Ahmad Darodji.

"Baznas provinsi dan kabupaten sepakat, jika ada anak yatim akibat Covid-19 mau disekolahkan, kami akan bertanggung jawab. Jika mau masuk ke pondok pesantren, kami juga siap bantu. Biar mereka tetap sekolah," kata Ketua Baznas Provinsi Jateng Ahmad Darodji.

Baca Juga: Ratusan Warga Tumpah Ruah Cari Ikan, Kapolres Sukoharjo Sambangi Dam Colo Nguter

Upaya itu dilakukan, agar anak-anak yang kehilangan orang tuanya tetap memiliki masa depan yang cerah. "KIta sama-sama membimbing. Biar mereka tidak menjadi lost generation dan punya masa depan yang baik," ujarnya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menegaskan, Pemkab akan membantu mereka menyelesaikan sekolah.
"Aku tanggung jawab, menyelesaikan mereka sekolah. Piye caraku, yang penting mereka tetap bersekolah. Siapa tahu, mereka nantinya menjadi orang hebat, karena ikhlas menerima ujian yang tidak gampang saat masih kecil. Jangan sampai putus pendidikannya," tuturnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paryono Apresiasi Latihan Ketrampilan di BKG

Jumat, 13 Mei 2022 | 17:16 WIB

Horeeeee ... CFD Karanganyar Dibuka Lagi

Kamis, 12 Mei 2022 | 18:00 WIB
X