Pembayaran UGR Tanah Kas Desa Terdampak Tol Jogja-Solo di Boyolali Tunggu Persetujuan Gubernur

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:05 WIB
Alat berat digunakan untuk meratakan tanah di Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono yang terkena proyek tol Jogja-Solo. (SMSolo/Joko Murdowo)
Alat berat digunakan untuk meratakan tanah di Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono yang terkena proyek tol Jogja-Solo. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Pembayaran uang ganti rugi (UGR) Tanah Kas Desa di Kabupaten Boyolali yang terdampak Tol Jogja-Solo, menunggu persetujuan Gubernur Jateng.

Disatu sisi, pemerintah desa yang wilayahnya terkena tol tersebut, masih punya PR. Yaitu penggantian tanah kas desa (TKD) yang terdampak jalan tol.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Yulius Bagus T menjelaskan, ada 75 bidang TKD yang terdampak jalan tol Jogja-Solo. Kepala desa terdampak juga berkonsultasi aktif perihal proses pelepasan TKD.

Baca Juga: Bikin Nama Unik untuk Bayi, Begini Kata Disdukcapil Wonogiri

“Kami dari Dispermasdes turut mendampingi dalam proses pelepasan,” ujarnya, Rabu (13/10).

Adapun nilai uang ganti rugi (UGR) ke-75 TKD terdampak saat ini sudah rampung. Hanya saja, pembayarannya masih harus menunggu persetjua pelapasan hak tanah tersebut oleh Gubernur Jateng. "Saat ini sedang pengajuan persetujuan ke Gubernur.”

Adapun TKD yang terkena proyek tol tersebar di sejumah desa. Yaitu, Desa Kuwiran dan Jembungan, Kecamatan Banyudono masing- amsing sebanyak 31 bidang dan 22 bidang.

Baca Juga: Hati- hati Lur, Pertigaan Jalan Lingkar Selatan Boyolali Direhab  

Kemudian di Kecamatan Sawit, yakni Desa Guwokajen sebanyak 11, Desa Jatirejo sebanyak 1 bidang dan Desa Kateguhan 10 bidang.

Selain itu, TKD terdampak tol juga menerjang dua bidang milik Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak yang berada di Desa Kuwiran Banyudono.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RT di Boyolali Diberdayakan Lewat Program MCD

Kamis, 7 Oktober 2021 | 23:19 WIB
X