Ada Satgas, Bupati Sukoharjo Minta Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Ditekan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:05 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani didampingi Wakil Bupati Agus santosa dan Sekda Widodo menyerahkan paket bantuan bagi korban kekerasan pada anak, Rabu (13/10). (SMSolo/Heru S)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani didampingi Wakil Bupati Agus santosa dan Sekda Widodo menyerahkan paket bantuan bagi korban kekerasan pada anak, Rabu (13/10). (SMSolo/Heru S)

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Bupati Sukoharjo Etik Suryani berharpa kasus kekerasan pada anak dan perempuan bisa ditekan. Terlebih saat ini sudah ada Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Hal itu diungkapkan bupati di sela-sela penyerahan bantuan pemulihan kesehatan bagi 50 anak-anak korban kekerasan. Bantuan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB).

"Kita semua berharap kasus kekerasan pada anak dan perempuan Sukoharjo bisa ditekan. Apalagi, saat ini Sukoharjo sudah memiliki Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)," ungkap bupati.

Baca Juga: Warga Manfaatkan Tanah Proyek Tol Jogja-Solo untuk Membuat Batu Bata

Keberadaan Satgas PPA ini, lanjut Etik, diharapkan kasus kekerasan pada anak dan perempuan dapat turun. Dengan adanya satgas tersebut diharapkan semua kasus kekerasan pada anak maupun perempuan dapat termonitor dan dapat dijangkau dengan baik.

Sebab Satgas PPA tersebut bertugas menjangkau korban kekerasan, memberikan pendampingan, memonitor kasus, dan lainnya.

Baca Juga: Bacok Pencuri Ikan Kakek 74 Tahun Ditahan, Kapolres Demak Beri Penjelasan

"Satgas ini sudah berjalan dan turun ke wilayah. Intinya dengan adanya satgas ini Sukoharjo terbebas dari anak-anak korban kekerasan, baik kekerasan seksual maupun kekerasan fisik," tandasnya.

Etik juga berharap pada masyarakat untuk tidak sungkan-sungkan melapor pada petugas. Kasus kekerasan pada anak tidak perlu disembunyikan, tidak ditutup-tutupi sehingga korbannya dapat ditangani dengan baik, terutama penanganan psikologinya.

"Anak pasti trauma saat jadi korban kekerasan, memulihkan mental itu yang paling susah. Harapannya pada masyarakat untuk melaporkan ke petugas jika terjadi kekerasan pada anak. Biar ada penanganan dari dinas," tambah Etik.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kabupaten Sukoharjo Raih Penghargaan JDIHN

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:05 WIB
X