Puluhan Siswa dan Guru SD Muhammadiyah 1 Solo Diswab PCR, Ada Apa?

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 13:04 WIB
Salah satu siswa SD Muhammadiyah 1 Surakarta ketika menjalani swab PCR. (SMSolo/Evie K)
Salah satu siswa SD Muhammadiyah 1 Surakarta ketika menjalani swab PCR. (SMSolo/Evie K)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dengan pelaksana kegiatan yaitu UPT Puskesmas Setabelan melakukan Swab PCR bagi 30 siswa dan 3 guru di SD Muhammadiyah 1.

Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Setabelan Nining Purnawati, SKM mengatakan swab PCR tersebut dilakukan sebagai bagian evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di sekolah yang melaksanakan.

Selain itu juga salah satu upaya kewaspadaan dini penyakit infeksi emerging.

Baca Juga: Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2021, Ini Pesan Bupati Sukoharjo

"Hasil spesimen yang dikirimkan ke Laboratorium RS UNS berupa Nasopharyngeal (NP), dan Oropharyngeal (NP) swab," ucapnya.

Dikemukakan, karena sekolah berlokasi di Kecamatan Banjarsari, maka wilayah binaan Puskesmas Setabelan. Puskesmas tersebut yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Swab.

Kepala Sekolah, Sri Sayekti menjelaskan jika Swab PCR yang dilakukan bukan karena adanya temuan kasus. Melainkan hanya kewaspadaan dini.

Baca Juga: Hama Tikus Mengamuk. Serang Tanaman Buah- buahan di Wonosamodro, Boyolali

Ia menegaskan ada aturan baku yang diterapkan sekolahnya selama PTM terbatas. Ia mengimbau, untuk memudahkan pendataan siswa pada saat kedatangan wali kelas harus memastikan semua anak beridentitas jelas.

Selain itu juga wajib menaati Prokes. Anak-anak tidak boleh meninggalkan tempat duduknya untuk bermain dan bercakap-cakap dengan temannya. Anak-anak diperkenankan berbicara, makan minum di tempat.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB
X