Takut Disuntik, 181 Warga Karanganyar Belum Bersedia Divaksin

- Senin, 18 Oktober 2021 | 15:18 WIB
Jajaran Forkopimda Karanganyar saat meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi kepada masyarakat, beberapa waktu lalu. Vaksinasi kepada masyarakat terus dilakukan, untuk mempercepat herd immunity dalam penanganan Covid-19 di Karanganyar. (SMSolo/Irfan Salafudin)
Jajaran Forkopimda Karanganyar saat meninjau pelaksanaan serbuan vaksinasi kepada masyarakat, beberapa waktu lalu. Vaksinasi kepada masyarakat terus dilakukan, untuk mempercepat herd immunity dalam penanganan Covid-19 di Karanganyar. (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Capaian vaksinasi di Kabupaten Karanganyar saat ini sudah mencapai 79,46 persen, dari jumlah sasaran sebanyak 733.359 orang.

Selama pelaksanaan vaksinasi, Tim Satgas Covid-19 mencatat, ada 51 ribuan sasaran yang belum divaksin, karena berbagai alasan.

Yang menarik, dari jumlah itu, ada 181 warga Karanganyar yang enggan divaksin karena takut disuntik.

Baca Juga: Pembangunan Gedung Mal Pelayanan Publik Sukoharjo Capai 38 Persen

Hal itu diungkapkan Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Ikhsan Agung Widyo Wibowo, selaku anggota Tim Satgas Covid-19 Karanganyar, belum lama ini.

"Masih ada warga yang enggan divaksin, karena berbagai hal. Upaya persuasif dilakukan, untuk menyadarkan mereka tentang pentingnya vaksinasi. Didekati pelan-pelan oleh petugas di lapangan, agar mau divaksin," katanya.

Baca Juga: Vaksinasi Dosis Kedua di Boyolali Terancam Tertunda, Khusus Vaksin Astrazeneca

Dandim mengatakan, berdasarkan data yang diperolehnya per 12 Oktober lalu, ada 3.444 penyintas Covid-19 yang belum divaksin. Kemudian karena memiliki komorbid sebanyak 18.105 orang, hamil 1.950 orang, merantau 137 orang, lansia 12.192 orang, mengalami keterbalakangan mental 24 orang.

Yang enggan divaksin karena takut disuntik ada 181 orang, sementara yang ragu-ragu sebanyak 3.500 orang.

"Pendekatan persuasif terus dilakukan. Lama-lama, mereka juga akan sadar, bahwa vaksinasi ini menjadi kebutuhan. Sebab dalam beberapa aktivitas, mengharuskan orang yang akan mengikuti harus sudah divaksin. Kami optimistis, mereka yang saat ini masih belum mau divaksin, ke depan akan sadar sendiri. Karena memang butuh," imbuhnya. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X