Puluhan Siswa SD Kota Solo Positif Covid-19. Diawali Swab PCR, Dilanjutkan Penghentian PTM

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:18 WIB
Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta, Ahyani.  (SMSolo/dok)
Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta, Ahyani. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di lima sekolah dasar (SD) Kota Solo dihentikan Pemkot Surakarta, usai puluhan siswanya diketahui positif Covid-19.

Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta mengungkapkan, kebijakan itu berawal dari pemantauan hasil surveilans Covid-19 selama PTM terbatas, dengan swab PCR di 29 sekolah setingkat SD, SMP dan SMA.

Swab PCR tersebut dilakukan terhadap sebagian siswa, pendidik dan staf sekolah lain secara proporsional.

Baca Juga: Puluhan Siswa Positif Covid-19, PTM di Lima SD Kota Solo Dihentikan

“Pada 13 Oktober 2021 dilakukan tes dan hasilnya keluar 14 Oktober 2021, dengan hasil positif Covid-19 di lima sekolah tersebut,” beber Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta, Ahyani, Senin (18/10/2021).

Ahyani merinci, awalnya di SD Kristen Manahan hanya didapati empat siswa yang dinyatakan positif Covid-19. Adapun di SD Negeri Mangkubumen dan SD Al Islam 2 Jamsaren masing-masing dijumpai seorang siswa yang terkonfirmasi positif korona.

Baca Juga: Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Satgas: Kondisinya Sehat dan Dipantau Petugas Puskesmas

Untuk SD Negeri Danukusuman dan SD Negeri Semanggi masing-masing didapati dua siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Usai dilakukan tracing (penelusuran) terhadap kontak erat dan kontak dekat penderita, didapati jika kasus terbanyak terdapat di SD Kristen Manahan.

Di sekolah tersebut, hasil pengujian terhadap 283 siswa dan guru, didapati 28 kasus baru.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB
X