PTM di Lima SD di Solo Dihentikan Usai Puluhan Siswa Positif Covid-19, Gibran: Yang Lain Tetap Lanjut

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:31 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kiri) meninjau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 7 Surakarta, Rabu (24/3/2021). (SMSolo/dok)
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kiri) meninjau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 7 Surakarta, Rabu (24/3/2021). (SMSolo/dok)

 

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di lima sekolah dasar (SD) Kota Solo dihentikan Pemkot Surakarta, usai puluhan siswanya dinyatakan positif Covid-19.

Meski demikian Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menegaskan, penghentian PTM tersebut tidak berdampak terhadap keberlangsungan aktivitas serupa di sekolah lain.

Baca Juga: Bejat! Pelatih Voli di Demak Cabuli Belasan Anak Didiknya. Satu Diantaranya Hamil

PTM di sekolah lain tetap lanjut. Yang kami tutup hanya sekolah yang ada siswa positif Covid-19 saja,” tegas Gibran.

Wali Kota juga mengingatkan, Standard Operational Procedure (SOP) PTM yang telah disusun wajib ditaati pengelola sekolah dan peserta didik agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: 72 Babinsa dan 100 Bhabinkamtibmas Klaten Peroleh Penghargaan

“Sama-sama saling menjaga. SOP yang sudah kami susun mohon dijalankan, karena SOP itu tidak menyulitkan warga. Tapi untuk melindungi warga.”

Terkait kelangsungan pendidikan di lima sekolah yang ditutup sementara, Gibran meyakinkan jika proses pembelajaran bagi siswa tetap berjalan.

“Diganti pembelajaran jarak jauh (PJJ),” terang dia. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB
X