Pandemi, KTNA Klaten Tangkarkan Benih Padi 7,3 Ton untuk MT 3

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 14:32 WIB
Rembug utama KTNA Klaten di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten.  (SMSolo/Achmad Hussein)
Rembug utama KTNA Klaten di Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten. (SMSolo/Achmad Hussein)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Klaten berhasil menangkarkan benih padi berbagai varietas sebanyak 7,3 ton di masa pandemi.

Padi itu disiapkan untuk musim tanam lanjutan dengan mandiri benih.

"Kita tangkarkan padi umum, kita sudah punya stok saat ini 7,3 ton. Yang mana pada musim tanam (MT) I ini sudah dipesan," ungkap Plt Ketua KTNA Kabupaten Klaten, Maryanto pada wartawan usai dikukuhkan di rembug utama KTNA di aula Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemkab Klaten, Rabu (20/10/2021) siang.

Baca Juga: 10 Pedagang Makanan di Klaten Tertipu Pesanan Palsu

Rembug utama dihadiri pengurus harian, pengurus kecamatan, Ketua KTNA Jateng, Munaji dan dinas pertanian.

Maryanto mengatakan benih padi yang ditangkarkan itu berasal dari 18 petani KTNA.

Semula diajukan 34 petani tapi yang lolos syarat hanya 18 orang.

"Dari 34 itu yang lolos hanya 18 sesuai SOP KTNA yang didasari teknik pelatihan di Sukamandi beberapa waktu lalu. Tapi mohon maaf kami tidak menjual benih karena untuk menjual benih harus ada sertifikat," kata Maryanto.

Baca Juga: Lima Rumah Warga Desa Katekan, Gantiwarno Klaten Diterjang Puting Beliung

KTNA, tegas dia, tidak menjual benih tapi menjual gabah yang siap ditanam. Untuk bisa menjual benih butuh biaya tidak sedikit.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X