Puluhan Siswa di Solo Positif Covid-19, Pemkot Surakarta: Belum Tentu Itu Klaster Sekolah

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 07:21 WIB
SWAB PCR: Petugas kesehatan melakukan uji usap (swab) PCR terhadap siswa di SMP Negeri 4 Surakarta, Senin (18/10/2021).  (SMSolo/dok)
SWAB PCR: Petugas kesehatan melakukan uji usap (swab) PCR terhadap siswa di SMP Negeri 4 Surakarta, Senin (18/10/2021). (SMSolo/dok)

 

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Kendati puluhan siswa SD dan belasan siswa SMP di Solo dinyatakan positif Covid-19 saat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Pemkot Surakarta enggan buru-buru menyimpulkan jika saat ini telah muncul klaster sekolah.

Pemkot memilih untuk menggiatkan tracing kontak erat dan kontak dekat siswa terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, sebelum menentukan sumber penularannya.

"Ini belum tentu klaster sekolah. Tapi kalau disebut kasus Covid-19 di sekolah, iya. Nanti setelah dilakukan tracing, baru bisa dipastikan apakah itu klaster sekolah atau tidak," tandas Kepala Dinas Kesehatan Siti Wahyuningsih, Kamis (21/10/2021).

Baca Juga: Puluhan Siswa di Solo Terpapar Covid-19, Gibran: Pokoknya PTM Jalan Terus

Siti menambahkan, potensi penularan Covid-19 saat ini bisa terjadi di mana saja.

"Siswa tidak hanya beraktivitas di sekolah. Dia juga melakukan perjalanan pulang pergi ke sekolah, bermain di rumah dan sebagainya."

Apalagi hasil tracing di sejumlah sekolah yang menjadi locus surveilans PTM terbatas, menurut Siti, menunjukkan penularan Covid-19 tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah.

Baca Juga: Agar Tak Saling Iri, Pembongkaran Warung Apung, Karamba dan Pancingan Rawa Jombor Diminta Serentak

"Maka dari itu kunci utamanya adalah penerapan protokol kesehatan. Baik di sekolah maupun di luar sekolah," tandasnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB
X