Alat Bantu Nafas Helm CPAP Riset UNS Siap Diproduksi Massal, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:05 WIB
Alat bantu pernapasan Helm CPAP yang dikembangkan mahasiswa dan dosen UNS.  (SMSolo/Evie Kusnindya)
Alat bantu pernapasan Helm CPAP yang dikembangkan mahasiswa dan dosen UNS. (SMSolo/Evie Kusnindya)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Alat bantu pernafasan noninvasif berwujud helm continuous positive airway pressure (CPAP) yang dikembangkan mahasiswa dan dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta siap untuk diproduksi massal.

Harapannya, alat tersebut bisa segera dimanfaatkan sejumlah fasilitas kesehatan untuk pasien terapi covid dan gangguan pernafasan lainnya.

"Masih terus kami sempurnakan, namun untuk hilirisasi sudah siap karena sudah diuji coba, " Kata dosen pembimbing tim riset helm CPAP Ubaidillah MSc PhD.

Baca Juga: Peringati Hari Santri Nasional, MTsN 5 Sragen Kenalkan Robot Pintar

Ketua Tim Riset Rizqi Husain Alfathan mengemukakan, helm CPAP yang mereka kembangkan diklaim memiliki sejumlah kelebihan dibanding riset sejenis.

Alat tersebut dapat di-assembly dan maintenance dengan mudah dan cepat. Alat ini juga dapat digunakan berkali-kali dengan mensterilkan komponen CPAP. Kecuali pada tabung CPAP dan perekan leher pasien. Harus diganti saat digunakan kembali.

"Yang terpenting, alat ini berbasis IoT," jelasnya.

Baca Juga: Syukuran, HAN Academy Solo Antarkan Para Atletnya Meraih Medali di PON XX Papua

Husain dan tim membuat alat ini berbahan plastik polypropylene 30 centimeter (cm) x 85 cm untuk pembuatan tabung. PLA filament untuk proses 3D printing komponen helm CPAP.

Nylon 2,2 cm untuk pembuatan saluran input dan output helm CPAP. Sementara rangkaian mikrokontroler menggunakan sensor oksigen OOM202, Arduino Nano, ADS1115, HC 05, baterai 18650, dan kabel jumper.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB
X