Polisi Usut Minta Kasus Penjambretan Pedagang Pasar Gabus

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Ilustrasi Penjambretan
Ilustrasi Penjambretan

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Ulah jambret nasar yang menganiaya SW (63) pedagang Pasar Gabus hingga mengalami luka di kepala yang sempat viral di media sosial, mendapat perhatian Polres Klaten.

Polisi segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian di jalan Manjungan-Susuhan. Tepatnya di Dukuh Mao, Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen. Kejadian itu memang benar terjadi, namun korban tidak melapor ke polisi.

"Setelah dicek ke lokasi oleh Bhabinkamtibmas, peristiwa percobaan perampasan itu memang betul terjadi di lokasi itu," kata Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo SH SIK MH melalui Kasi Humas Iptu Abdillah SH MH.

Baca Juga: Gempa Bumi Yang Mengguncang Ambarawa-Salatiga Berpusat di Gunung Telomoyo. Pertanda Akan Meletus?

Polsek Klaten Utara memerintahkan Bhabinkamtibmas di sekitar TKP untuk mencari korban karena saat itu tidak ada laporan yang masuk. Setelah korban ditemukan, Bhabinkamtibmas kemudian mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi, namun korban tidak bersedia.

"Bhabinkamtibmas sudah mendatangi kediaman korban dan memintanya untuk membuat laporan polisi. Namun yang bersangkutan tidak bersedia melapor," kata Iptu Abdillah.

Baca Juga: Jambret Dorong dan Pukul Kepala Ibu-ibu Pedagang Pasar Gabus, Jatinom

Meskipun demikian, Polsek Klaten Utara tetap melakukan klarifikasi dan penyelidikan. Upaya pencegahan juga dilakukan untuk mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi, termasuk melakukan patroli pada para pedagang menuju ke pasar.

Kamis (22/10/21), SW (63) warga Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Klaten sedang bersepeda menuju Pasar Gabus Jatinom untuk berjualan. Tiba-tiba datang seorang lelaki mengendarai sepeda motor mendekat.

Laki-laki itu menghentikan laku sepeda korban. SW panik karena dipepet, kemudian dia didorong paksa hingga terjatuh. Melihat ibu-ibu terjatuh, laki-laki itu pun tak kenal iba. Dia bahkan memukul kepala korban menggunakan kayu hingga kepalanya terluka.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X