‘Sigrak Cetingan’ Diluncurkan. Upaya Pemkot Surakarta dan Masyarakat Perangi Stunting di Solo

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:02 WIB
Peluncuran Program 'Sigrak Cetingan' untuk memerangi stunting di Taman Cerdas Mojosongo, Kamis (21/10/2021). (SMSolo/dok)
Peluncuran Program 'Sigrak Cetingan' untuk memerangi stunting di Taman Cerdas Mojosongo, Kamis (21/10/2021). (SMSolo/dok)

Pemilihan lokasi atas pertimbangan, Mojosongo merupakan wilayah terbanyak terdapat kasus stunting pada 2020, yakni sejumlah 178 balita dari total 1.059 balita stunting di Kota Solo.

Menurut Sabta, berdasarkan data, angka status stunting di Kota Bengawan jauh lebih rendah yakni 2,77 persen dari persentase nasional (27,67 persen), serta persentase Jawa Tengah (28,5 persen).

Baca Juga: Anda Butuh Bibit Pepaya Thailand dan California? Di Boyolali Ada Penyemainya

Sebelum diluncurkan, penyusunan program ‘’Sigrak Cetingan’’ diawali dengan penandatanganan kesepakatan berbagai pihak serta diskusi untuk menurunkan dan mencegah stunting di Solo, pada 7 Oktober 2021.

Mereka yang bertandatangan di antaranya Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota Teguh Prakosa, Ketua DPRD Budi Prasetyo, Sekda Ahyani, Kepala Bappeda Tulus Widajat, Kepala Dinkes Siti Wahyuningsih, kalangan LSM dan media massa, serta seluruh camat di Solo.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kajari Surakarta Bidik Para Pelaku Kasus Mafia Tanah

Senin, 24 Januari 2022 | 18:21 WIB

Mengintip Wajah Baru dan Geliat Pasar Legi Solo

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:54 WIB

Ini Kesan Para Kolega Putut Gunawan

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:12 WIB

Luapan Kali Jenes Rendam Permukiman Warga di Solo

Jumat, 21 Januari 2022 | 22:41 WIB

TNI Rehab 43 RTLH dan Perbaiki 5 MCK Umum di Solo

Jumat, 21 Januari 2022 | 16:07 WIB
X