Satu Mahasiswa Meninggal Usai Diklat Menwa, Ini kata Pihak UNS

- Senin, 25 Oktober 2021 | 13:20 WIB
Petugas Satreskrim Polresta Surakarta mengecek di Jurug, lokasi meninggalnya mahasiswa UNS yang mengikuti Diklatsar Menwa yang berlangsung Minggu (24/10/2021). (SMSolo/dok)
Petugas Satreskrim Polresta Surakarta mengecek di Jurug, lokasi meninggalnya mahasiswa UNS yang mengikuti Diklatsar Menwa yang berlangsung Minggu (24/10/2021). (SMSolo/dok)

SOLO suaramerdeka-solo.com - Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta masih menunggu hasil otopsi yang dilakukan petugas di RS Dokter Moewardi.

Hal itu dikemukakan Kepala UPT Humas dan Kerjasama Dr Deddy Whinata ketika dihubungi melalui Whatsapp ketika dimintai keterangan terkait meninggalnya Mahasiswa UNS berinisal GE seusai mengikuti Diklat Menwa.

Seperti diketahui, salah seorang Mahasiswa UNS meninggal usai mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Menwa. Kasus tersebut masih diselidiki petugas. Polresta saat ini tengah melakukan olah TKP yang menewaskan warga Dusun Keti, Desa Dayu, Karangpandan, Karanganyar tersebut.

Baca Juga: Jenazah Gilang, Mahasiswa UNS yang Meninggal Usai Diklat Menwa Dibawa ke RS Dr Moewardi untuk Diotopsi

Ia membenarkan jika kegiatan yang diikuti korban tersebut adalah Diklatsar Menwa.
Adapun mengenai informasi lebih lanjut, Deddy menyatakan belum bisa memberikan keterangan.

Sebab saat ini sejumlah pejabat seperti halnya Pembina UKM Menwa, Direktur Akademik dan Kemahasiswaan masih dimintai keterangan di Polres.

"Hasilnya bagaimana kami masih belum tahu. Kami masih menunggu dari hasil autopsi dan menunggu keterangan dari beliau berdua setelah dari Polres, " Kata Deddy. **

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Perlu Disiplinkan Masyarakat Patuhi Prokes

Kamis, 9 Desember 2021 | 05:42 WIB

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB
X