Mulyati Kaget Melihat Kondisi Jenazah Gilang. Begini Kondisinya

- Senin, 25 Oktober 2021 | 13:40 WIB
Mulyati, nenek almarhum Gilang mahasiswa UNS yang meninggal usai Diklat Menwa. (SMSolo/Irfan Salafudin)
Mulyati, nenek almarhum Gilang mahasiswa UNS yang meninggal usai Diklat Menwa. (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Pihak keluarga Gilang Endi Saputra, mahasiswa UNS yang meninggal saat ikut diklat Menwa, terkejut melihat kondisi korban.

Ditemukan luka-luka di sejumlah bagian. Mulyati, nenek almarhum mengaku terkejut melihat kondisi cucunya yang pulang dalam keadaan tak bernyawa.

Baca Juga: Satu Mahasiswa Meninggal Usai Diklat Menwa, Ini kata Pihak UNS

"Waktu jenazah tiba ya tangisan. Ditutupi kain. Saat dibuka kaget, kok kondisi cucu saya seperti itu," tuturnya, ditemui di rumah duka di Dusun Keti, Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Senin (25/10).

Di bagian wajah, terdapat luka dan darah mengering, serta butiran pasir. "Kedua telinga gosong. Di pundak ada tepak. Tangan kanan kiri gosong, pinggang kanan juga gosong," tuturnya.

Baca Juga: Menikmati Wisata Baru Kali Guyangan, Pengging, Kecamatan Banyudono  

Mulyati heran, kenapa kondisi cucunya bisa seperti itu. "Saya tanya orang yang mengantar jenazah ke sini, jawabannya juga tidak tahu," ujarnya.

Pihak keluarga kemudian melaporkan hal itu ke polisi, untuk penyelidikan lebih lanjut.

Jenazah Gilang kemudian dibawa ke RS Dr Moewardi untuk diotopsi. Hingga Senin siang pukul 13.00 WIB, pelayat masih menunggu kedatangan jenazah remaja usia 21 tahun tersebut. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X