Cicipi Matoa di Kampung Matoa, Pengging, Kecamatan Banyudono

- Senin, 25 Oktober 2021 | 16:05 WIB
H Ahmadi memetik buah matoa di kebun miliknya. (SMSolo/Joko Murdowo)
H Ahmadi memetik buah matoa di kebun miliknya. (SMSolo/Joko Murdowo)

 

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Desa Bendan, Kecamatan Banyudono tak hanya terkenal dengan produksi bunga kenanga. Namun, kini juga sekaligus menjadi penghasil matoa, buah asli asal Papua.

Bahkan, kini ada dukuh yang memiliki julukan Kampung Matoa. Ya, Dukuh Karangduwet RT 13 RW 03 kini menjadi Kampung Matoa. Kampung yang terdiri dari 30 kepala keluarga ini dipenuhi tanaman matoa sehingga suasana pun bertambah sejuk.

Tak hanya itu saja, buah matoa juga disukai warga. Apalagi kampung tersebut juga menjadi tempat wisata dan jalur pejalan kaki di kawasan wisata Pengging. Wisatawan sering membeli matoa yang dijajakan warga di depan rumah dengan harga Rp 50 ribu- Rp 60 ribu/kg.

Baca Juga: Mulyati Kaget Melihat Kondisi Jenazah Gilang. Begini Kondisinya

Tokoh masyarakat Kampung Papua, H Ahmadi (79) menjelaskan, sejarah tanaman bermula saat salah satu warga memiliki satu batang tanaman matoa di depan rumah. Hanya saja, bertahun- tahun ditanam, belum juga berbuah.

"Hingga pemiliknya berencana menebang pohon matoa tersebut. Namun pemilik saat mau menebang, dia sangat kaget karena justru mendapati tanaman itu mulai berbunga," katanya, Senin (25/10).

Baca Juga: Jenazah Gilang, Mahasiswa UNS yang Meninggal Usai Diklat Menwa Dibawa ke RS Dr Moewardi untuk Diotopsi

Tanaman pun lalu dibiarkan dan berbuah lebat. Saat buah sudah tua dengan ciri kulit berwarna kemerah- merahan,warga pun mencoba mencicipi. Tenyata rasanya manis dan kesat. Hingga kemudian, warga tertarik untuk menanam.

"Saya dan sejumlah warga kemudian mencangkok batang untuk ditanam. Hingga kemudian berkembang hingga sekarang. Karena banyaknya pohon matoa disini, maka kemudian muncul julukan Kampung Matoa."

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiga Ruko di Cepogo Boyolali Dibobol Maling

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:36 WIB

Diduga Korsleting Listrik, BTS di Simo Boyolali Terbakar

Selasa, 30 November 2021 | 14:19 WIB

Hantam Pagar Rumah, Nissan X-Trail Terbalik

Sabtu, 27 November 2021 | 20:12 WIB
X