Pondasi Longsor, Sudah Setahun Jembatan Gantung Kajor di Lereng Gunung Merapi Ditutup

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:15 WIB
PALANG BESI: Karena terancam longsor, jembatan gantung Kajor ditutup dengan dipasang palang besi.  (SMSolo/Joko Murdowo)
PALANG BESI: Karena terancam longsor, jembatan gantung Kajor ditutup dengan dipasang palang besi. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Setahun terakhir, jembatan gantung Kajor, Desa Jrakah, Kecamatan Selo ditutup untuk semua kendaraan, termasuk pejalan kaki.

Hal itu dilakukan karena pondasi jembatan longsor.

Saat suaramerdeka-solo.com mengecek lokasi, Selasa (26/10/2021), kedua ujung jembatan dipasang potongan besi melintang.

Maayarakat melintasi jalan yang dibangun di bawah jembatan gantung tersebut.

Baca Juga: Apel Siaga Bencana, Boyolali Sekaligus Kenang Erupsi Merapi 2010

Kades Jrakah, Tumar mengaku jembatan gantung penghubung Dukuh Tosari dan Kajor, Desa Jrakah itu ditutup sejak setahun lalu.

Pihaknya tak mau menangung risiko karena ujung jembatan di sisi Dukuh Kajor longsor.

“Jembatan gantung itu berbahaya jika dilewati karena jembatan bisa ambrol,” katanya.

Dijelaskan, jembatan gantung tersebut semula hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda motor.

Baca Juga: Video Diduga Kapolres Nunukan Tendang dan Pukul Anggotanya Hingga Tersungkur, Viral!

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Melambung, Harga Telur Ayam Kembali Anjlok

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:45 WIB
X