Tidak Terisi Lewat Mutasi, Kekosongan Perdes Bisa Diisi Masyarakat Umum

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:35 WIB
Kades Duyungan Arie Kurniawati SH MH melantik Kadus I Marwanto dan Kadus III Sumanto, di Aula Balai Desa Duyungan, Rabu (26/10). (SMSolo/Anindito AN)
Kades Duyungan Arie Kurniawati SH MH melantik Kadus I Marwanto dan Kadus III Sumanto, di Aula Balai Desa Duyungan, Rabu (26/10). (SMSolo/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Kekosongan lowongan jabatan perangkat desa yang tidak terisi lewat pengisian internal melalui pemutasian, bisa diisi oleh masyarakat umum.

Pengisian dilakukan melalui penjaringan dan penyaringan. Sedangkan desa yang sudah berhasil melakukan pengisian kekosongan jabatan, sudah melakukan pelantikan Rabu (26/10)

Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto saat dihubungi mengatakan kekosongan jabatan di desa yang tidak berhasil terisi hasil mutasi, tetap dibiarkan kosong.

Baca Juga: Jual Beli Sabu-Sabu, Dua Warga Karanganyar Ditangkap Saat akan Bertransaksi

Tapi pada tahap penjaringan dan penyaringan itu, lanjut Sekda, bisa diikuti oleh masyarakat umum.

"Kalau kekosongan lowongan jabatan di tiap Pemerintahan Desa (Pemdes) diisi lagi melalui assissment yang melibatkan LPPM Perguruan Tinggi, dikhawatirkan akan menghabiskan banyak biaya."

Kabag Pemerintahan Sragen Dwi Agus Prasetya membenarkan adanya kekosongan lowongan jabatan di Kantor Pemdes yang tidak terisi, akan dilakukan proses pengisian melalui penjaringan dan penyaringan.

Baca Juga: Polisi Belum Tetapkan Pelaku Dugaan Kekerasan yang Akibatkan Mahasiswa UNS Meninggal

Perangkat desa yang sebelumnya tidak lolos assisment, masih bisa mendaftarkan.

"Misalkan pengisian lowongan jabatan Sekretaris Desa Karang Pelem Kecamatan Kedawung, yang tidak ada calon yang memenuhi syarat, maka akan dibuka penjaringan dan penyaringan," terang Dwi Agus Prasetya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X