Miris. Ditinggal Ibunya, 2 Bocah di Mojayan Dibawa ke Panti Asuhan

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:35 WIB
Muspika Klaten Tengah dan Dinsos P3AKB Klaten menjemput dua bocah yang ditinggal orang tuanya. (SMSolo/dok)
Muspika Klaten Tengah dan Dinsos P3AKB Klaten menjemput dua bocah yang ditinggal orang tuanya. (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Dua bocah di Desa Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten akhirnya dibawa ke panti asuhan, Selasa (26/10/21). Kedua bocah itu, ditinggal ibunya bekerja dan belum juga kembali.

Evakuasi dilakukan tim yang terdiri atas Camat Klaten Tengah, Drs Sofan MSi bersama aparat Polsek Klaten Tengah, Muspika dan Dinsos P3AKB Klaten. Mereka mendatangi rumah kedua bocah tersebut yang masih 1 RT itu.

"Kami bersama Pak Kapolsek, Dinsos Kabupaten, didampingi kelurahan, Pak RT dan Pak RW mendatangi ke rumah 2 adik kita yang informasinya ditinggal ibunya. Awalnya dikira perginya tidak lama, namun sampai sekarang belum kembali," kata Sofan.

Baca Juga: Buntut Meninggalnya Mahasiswa saat Diklatsar, UNS Melarang Aktivitas di Markas Menwa

Camat Klaten Tengah menambahkan, kedua anak itu tidak bersaudara, namun mengalami nasib yang sama. D yang berusia 12 tahun, ayahnya sudah meninggal. Awalnya dititipkan ke Pak RT oleh ibunya.

"Saat menitipkan anaknya, ibunya pamit untuk pergi sebentar, namun sampai saat ini ibunya belum kembali. Informasinya, ibunya ke Jakarta dan dititipkan ke pak RT," ujar dia.

Sedangkan AF yang berusia 15 tahun, sudah hampir 2,5 bulan ditinggal ibunya merantau ke wilayah Jawa Timur. Menurut informasi, ayahnya saat ini berada di Sumatera setelah bercerai dengan ibunya.

Baca Juga: 10 Pohon Mati Di Tepi Jalan PG Gondang-Ngering Jogonalan Dibiarkan, Relawan Buat Surat Terbuka

Setiap bulan mereka masih dikirim uang oleh orang tua masing-masing, namun jumlahnya tidak mencukupi. Selama ini, masyarakat sekitar berinisiatif membantu memenuhi kebutuhan makan dan minum keduanya.

"Kami membawa 2 anak yang ditinggalkan orangtuanya panti asuhan. Sudah sekitar sebulan kedua anak ini hidup tidak menentu. Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, dibantu lingkungan sekitarnya," kata Camat Sofan.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X