Final! Warung Apung Rawa Jombor Akan DIpindahkan ke Plasa Kuliner

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:22 WIB
Kementerian ATR menggelar sosialisasi penegakkan hukum tata ruang kawasan Rawa Jombor di Plasa Kuliner, Rabu (27/10/21). (SMSolo/Mera S)
Kementerian ATR menggelar sosialisasi penegakkan hukum tata ruang kawasan Rawa Jombor di Plasa Kuliner, Rabu (27/10/21). (SMSolo/Mera S)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Warung apung yang menempati areal barat Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten akan dipindahkan ke Plasa Kuliner.

Meski mereka ngotot minta diberikan tempat di lahan rawa seluas 8 hektar, namun sudah diputuskan lahan itu hanya akan ditempati keramba dan pancingan. Dengan catatan tak ada aktivitas memasak.

Yoga Darmawan dari BBWSBS Kementerian PUPR, mengatakan bahwa lahan 5 persen seluas 8 hektar hanya diperuntukkan bagi keramba dan pemancingan, itu pun tidak diperbolehkan aktivitas memasak.

Baca Juga: Desa Conto Borong Tiga Penghargaan Desa Wisata Tingkat Provinsi Jateng

"Kemarin, sempat disepakati lahan itu untuk warung apung, pemancingan dan keramba. Mohon maaf, ternyata warung apung tidak boleh, karena sudah disiapkan tempat di Plasa Kuliner," katanya.

Kabid Pariwisata Disparbudpora Klaten, Ety Pusparini kembali mengingatkan bahwa tahun 2018 silam sudah ada kesepakatan. Isinya, warung apung akan dinaikkan ke atas, dan dibuatkan plasa kuliner.

Baca Juga: Melepas 36 Atlet yang Perkuat NPCI Jateng di Peparnas XVI Papua, Ini Pesan Gribran

Hal itu ditegaskan pada acara Sosialisasi Penegakkan Hukum pada pemilik/Penguasaan Lahan di Plaza Kuliner Rawa Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, Rabu (27/10/21).

Kasi Pengembangan Kawasan Wisata Disporapar Jawa Tengah, Hendrawan Purwanto menegaskan, sesuai aturan hukum dan kesepakatan yang dibuat tahun 2018, bahwa warung apung akan pindah ke plasa kuliner.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSD Asrama Haji Donohudan Kosong, Dandim Boyolali Minta Tetap Tingkatkan Kewaspadaan

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X