Buruh Serabutan Spesialis Pencuri Kotak Infak Dibekuk Polres Klaten. Sudah Membobol 23 Kotak Infak

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:29 WIB
Kasat Reskrim AKP Guntur Bagus didampingi Iptu Eko Pujiyanto memaparkan penangkapan pencuri spesialis kotak infak.(SM/Merawati Sunantri)
Kasat Reskrim AKP Guntur Bagus didampingi Iptu Eko Pujiyanto memaparkan penangkapan pencuri spesialis kotak infak.(SM/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Mahfudin (20) spesialis pembobol kotak Infak masjid dan musala tertangkap aparat Polres Klaten. Dia dibekuk setelah membobol sedikitnya 23 kotak infak.

Penangkapan maling kotak infak itu diungkapkan Kapolres Klaten AKBP Eko Prasetyo SH SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Guntur Bagus dalam jumlah pers di Mapolres Klaten, Kamis (28/10/21).

"Akhir-akhir ini banyak terjadi kasus pencurian kotak infak di wilayah Polres Klaten. Kami lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap 1 pelaku yang sedang mencuri kotak amal di Karanganom, tadi pagi," kata Kasat Reskrim.

Baca Juga: Sunardi, Ayah Mahasiswa UNS yang Meninggal Diklatsar Menwa: Jangan Ada Lagi Gilang Gilang Berikutnya

Sedikitnya sudah 23 lokasi pencurian yang diakuinya dengan total kerugian mencapai Rp 8 juta. Namun tak semua kotak ada uangnya. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif, karena intensitas kasus pencurian kotak infak cukup sering.

"Tersangka masih terus diperiksa. Dia diancam pasal 363 KUHP juncto pasal 364 KUHP. Dari pengakuannya ada 20 TKP lebih dengan total kerugian Rp 8 juta," kata Kasat Reskrim didampingi Iptu Eko Pujiyanto SH.

Baca Juga: Kapolresta Surakarta Serahkan Tembusan SPDP dan SP2HP Kasus Mahasiswa UNS yang Meninggal Saat Diklatsar Menwa

Saat ini, aparat masih terus melakukan pemeriksaan, ada kemungkinan korbannya lebih banyak lagi. Sejauh ini, tersangka mengaku melakukan aksinya sendiri, namun polisi masih mendalami kasusnya.

Dalam melakukan aksinya, buruh harian lepas itu terlebih dahulu mengamati kondisi masjid atau musala yang menjadi sasarannya. Setelah itu, dia akan datang lagi malam atau dini hari untuk beraksi.

Modusnya, dengan mencongkel gembok yang terpasang di kotak infak. Sejauh ini, lokasi pencurian di wilayah Polres Klaten semua, yang terbanyak di Kecamatan Tulung, Delanggu, Karanganom, Polanharjo dan sekitarnya.**

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X