Pandemi Covid-19, Ritual Sebaran Apem di Boyolali Digelar Sederhana

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 11:48 WIB
SIMBOLIS: Camat Banyudono Jarot Purnama secara simbolis menerima penyerahan apem kukus keong mas. (SMSolo/dok)
SIMBOLIS: Camat Banyudono Jarot Purnama secara simbolis menerima penyerahan apem kukus keong mas. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Ritual Sebaran apem kukus keong mas digelar warga di aula S Paryanto SH MH Komplek Kantor Kecamatan Banyudono, Boyolali Jawa Tengah, Kamis (28/10) malam.

Karena masih PPKM level 2, maka kegiatan digelar sederhana secara virtual. Menurut Camat Banyudono, Jarot Purnama, kegiatan hanya dihadiri 30 orang saja dengan menerapkan prokes ketat.

Kegiatan sekaligus sosialisasi cukai tembakau juga diisi dengan pentas wayang kulit ringkas.

Baca Juga: Dua Siswa SD Muh PK Kottabarat Persembahkan Medali Internasional

"Pentas mengambil lakon Dewa Ruci oleh dalang Ki Agung Pengging dari Desa Bendan, Banyudono," katanya, Jumat (29/10).

Biasanya, ritual sebaran apem digelar rutin setiap tahun pada jumat terakhir bulan Sapar pada penanggalan Jawa. Gunungan apem dikirab dari halaman Kantor Kecamatan Banyudono hingga depan Masjid Ciptomulyo untuk disebar dan diperebutkan masyarakat.

Adapun tradisi ini bermula ketika terjadi pagebluk, tanaman padi diserang hama kong emas di daerah Pengging.

Baca Juga: Sepi Tanggapan, 1.221 Seniman di Klaten Terpuruk Akibat Pandemi Covid-19

Kemudian, Raden Ngabei Yosodipuro, pada zaman pemerintahan Pakubuwono II Keraton Surakarta memerintahkan agar keong emas itu diambil dan dimasak dengan cara dikukus dan dibalut menggunakan janur.

Akhirnya, hama keong emas dan tikus itu bisa hilang dan panen rakyat melimpah. Sebagai rasa syukur, kemudian Raden Ngabei Yosodipuro memerintahkan kepada warga membuat apem kukus keong emas untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat luas.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Melambung, Harga Telur Ayam Kembali Anjlok

Rabu, 26 Januari 2022 | 14:45 WIB

Polres Boyolali Sita Ribuan Botol Miras

Senin, 24 Januari 2022 | 15:06 WIB

Banjir Rendam 22 Ruko di Banyudono, Boyolali

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:34 WIB

Kecamatan Gladagsari, Boyolali Punya Kantor Baru

Kamis, 20 Januari 2022 | 15:06 WIB
X