Aturan PPKM Direvisi, Balita Kembali Dilarang Kunjungi Tempat Publik di Solo

- Senin, 1 November 2021 | 22:16 WIB
PIMPIN RAPAT: Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta Teguh Prakosa memimpin rapat evaluasi PPKM Level 2 di Balai Kota Surakarta, Senin (1/11/2021).   (SMSolo/dok)
PIMPIN RAPAT: Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta Teguh Prakosa memimpin rapat evaluasi PPKM Level 2 di Balai Kota Surakarta, Senin (1/11/2021). (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pemkot Surakarta memutuskan untuk merevisi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Solo.

Mulai Selasa (2/11/2021), balita kembali dilarang mengunjungi tempat publik.

Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta, Teguh Prakosa mengakui, status PPKM di Kota Solo masih berada di level 2.

Baca Juga: Sebut Mobil Dinas Halangi Ambulans Plat Solo, Gibran: Tidak Semua Plat AD itu Solo

Meski demikian ada sejumlah penyesuaian, di mana salah satunya adalah pembatasan kembali bagi balita untuk berada di ruang publik.

“Anak di bawah usia lima tahun tidak boleh lagi ke pusat keramaian seperti mal, tempat wisata dan ruang publik lainnya,” ungkap Teguh usai evaluasi PPKM Level 2 di Balai Kota, Senin (1/11/2021).

Sebelumnya Pemkot mengizinkan balita mendatangi area publik atau pusat perbelanjaan dan keramaian, seiring penurunan level PPKM di Solo dari level 3 menjadi level 2.

 Baca Juga: Rawan Banjir, 12 Kelurahan di Solo Ditargetkan Jadi Kelurahan Tangguh Bencana

Menurut Teguh, pelarangan kembali balita tersebut merupakan saran dokter spesialis anak yang diundang dalam evaluasi hari ini.

Kebijakan tersebut diharapkan bisa menekan lonjakan mobilitas pada akhir tahun.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gropyokan Tikus, Pemdes Pranan Berikan Bonus

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:46 WIB

SD 3 Sukoharjo Wonogiri Tanam 6.500 Bibit Pohon

Jumat, 14 Januari 2022 | 21:15 WIB

Solo Butuh Tambahan Vaksin Booster 70 Ribu Dosis

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:52 WIB
X