Ibu Rumah Tangga di Juwiring Diduga Tewas Dibunuh

- Selasa, 2 November 2021 | 09:04 WIB
Petugas mengevakuasi jenasah ibu rumah tangga di Juwiring Klaten yang tewas . (SMSolo/dok Kabar Klaten)
Petugas mengevakuasi jenasah ibu rumah tangga di Juwiring Klaten yang tewas . (SMSolo/dok Kabar Klaten)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Hani Dwi Susanti (28), ibu rumah tangga warga Dukuh Panggang Welut, Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Klaten ditemukan tewas, Senin (1/11/21). Ibu muda itu diduga dibunuh.

Kabar adanya pembunuhan itu tersiar di media sosial dan menuai komentar beragam dari netizen. Dalam unggahan @kabar_klaten disebutkan, pelaku mencampur apotas ke dalam minuman yang berada di kulkas rumah korban.

Saat ini, tim Resmob Polres Klaten sedang memburu pelaku. Kontan saja pembunuhan itu mengingatkan netizen pada kasus Mirna yang tewas karena kopinya dicampur racun sianida, yang viral.

Baca Juga: Jeep Wrangler Rubicon Curian Berganti dengan Plat Nomor Dewa

Sejumlah netizen mengomentari pelaku yang dinilai dangat keji. Ada yang berharap agar pelaku dihukum mati atau seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana.

Beberapa lainnya, menduga pelakunya masih keluarga sendiri, orang dekat atau tetangga korban karena bisa leluasa masuk ke rumah korban, bahkan memasukkan racun ke dalam kulkas di rumah korban.

Baca Juga: Eks Napi Buka Suara Ungkap Penyiksaan di Balik Jeruji

"Ya Allah, anaknya baru umur 3 minggu dan yang 2 kasih kecil lho, jan jahat banget," tulis akun @_ismirahma.

"Cuma 2 kemungkinan pelakukan keluarga atau tetangga yang punya masalah dengan korban,’’ ujar akun @ irvan_tomy.

Namun ada pula yang mempertanyakan mengapa sudah tahu kalau ada apotas dicampur ke minuman di kulkas dari siapa, karena pelakunya masih diburu. Banyak pula yang mendoakan agar pelakukan segera ditangkap. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X