10 Pohon Lapuk Belum Juga Ditebang, Ranting-ranting Dibiarkan Menutup Saluran Air

- Rabu, 3 November 2021 | 04:57 WIB
Pohon mati di Jalan PG Gondang-Ngering Jogonalan, Klaten, belum ditebang, serta potongan cabang-cabangnya menutup saluran air.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Pohon mati di Jalan PG Gondang-Ngering Jogonalan, Klaten, belum ditebang, serta potongan cabang-cabangnya menutup saluran air. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Tim DPUPR Klaten belum kunjung melakukan penebangan 10 pohon lapuk di Jalan PG Gondang-Ngering, Jogonalan, Klaten, hingga Selasa (2/11/2021).

Tim baru melakukan pemotongan cabang.
dan rating-ranting pohon saja.

Itu pun potongan cabang dan ranting tetap dibiarkan di tepi jalan. Bahkan sebagian ranting masuk ke saluran air di tepi jalan.

Baca Juga: 10 Pohon Mati Di Tepi Jalan PG Gondang-Ngering Jogonalan Dibiarkan, Relawan Buat Surat Terbuka

Kondisi itu dikeluhkan para relawan peduli sungai Klaten.

Menurut mereka, ranting dan cabang yang masuk ke saluran air justru berpotensi menghambat aliran air dan menjaring sampah.

‘’Hingga Selasa, ternyata pohon-pohon lapuk dan kering belum juga ditebang, padahal hujan turun hampir setiap sore. Kalau roboh bisa memakan korban,’’ kata Tri salah satu relawan.

Baca Juga: Soal 10 Pohon Mati, UPTD DPUPR Jogonalan Ajukan Penghapusan Aset

Beberapa relawan melakukan pengecekan di sepanjang Jalan PG Gondang-Ngering.

Mereka mendapati ranting menutup saluran air yang berada di samping jalan.

Tumpukan ranting dinilai bisa memicu banjir.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jogorojo Bersihkan Eceng Gondok Rawa Jombor

Senin, 24 Januari 2022 | 08:37 WIB
X