Pasar Wisata Ngatpaingan Kembali Buka. Transaksi Tak Pakai Rupiah Tapi Uang Benggol

- Minggu, 7 November 2021 | 19:19 WIB
Pasar wisata Ngatpaingan di Dukuh Dangean, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Boyolali, sebelum Covid-19. (SMSolo/dok)
Pasar wisata Ngatpaingan di Dukuh Dangean, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Boyolali, sebelum Covid-19. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Pasar wisata Ngatpaingan di Dukuh Dangean, Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Boyolali, kembali dibuka di tengah PPKM Level 2.

Pasar unik ini hanya buka selapan sekali atau 35 hari sekali sesuai penanggalan Jawa.

Ya, Pasar Ngatpaingan memang hanya buka setiap hari Ngat pahing atau Minggu pahing.

Dan bulan ini, Ngatpaingan bertepatan pada Minggu (7/11/2021).

Baca Juga: Selain Banjir, Desa Repaking Boyolali juga Diterjang Angin Lisus. Belasan Rumah Rusak Berat

Di pasar itu uang rupiah maupun ATM tak berlaku. Yang berlaku justru benggol.

Benggol tersebut terbuat potongan papan tripleks berukuran 2x3 cm lengkap dengan stempel.

Jadi, pengunjung yang akan berbelanja harus menukarkan uang rupiahnya di stand khusus.

Untuk satu keping benggol, sama dengan uang Rp 5 ribu.

Jadilah pengunjung bisa belanja atau membeli makanan ataupun barang di Pasar Ngatpaingan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X