Nekat Pukul Polisi, Pelaku Sweeping Kafe Zenso Jadi Tersangka

- Kamis, 27 Mei 2021 | 17:40 WIB
Anggota Polresta Surakarta mengamankan pemuda gondrong yang memukul dan memaki petugas saat Operasi Yustisi.
Anggota Polresta Surakarta mengamankan pemuda gondrong yang memukul dan memaki petugas saat Operasi Yustisi.

SOLO, suaramerdeka.com- Nekat pukul polisi sambil caci maki, seorang warga Semanggi, berinisial H (39) diamankan Polresta Surakarta.

Dia ditahan dan jadi tersangka pemukulan terhadap anggota Sat Lantas Polresta Surakarta, Aiptu Timbul yang saat itu melaksanakan operasi yustisi di Jalan Kyai Mojo tepatnya didepan Rocket Chicken Kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon.

Dalam press rilis yang digelar Kamis (27/5), Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Wakapolresta AKBP Deny Heryanto dan Kasat Reskrim AKP Djohan Andika mengatakan bahwa pada hari Minggu, 23 Mei 2021 sekitar pukul 08.30 di Jalan Kyai Mojo, petugas gabungan Lantas, Binmas, Satpol PP, TNI, sedang melaksanakanan kegiatan penindakan pelanggar lalu lintas terhadap seorang laki-laki berambut gondrong yang mengendarai motor Vario AD 4630 ALB dengan memboncengkan 3 anak tanpa memakai helm dan masker.

Kapolresta menambahkan, melihat pelanggaran tersebut, Petugas Lalu Lintas berupaya menghentikan, akan tetapi pelaku tidak mau berhenti, selanjutnya oleh petugas lalu lintas yang lain berupaya menghentikan, tapi juga tidak mau berhenti.

Selanjutnya petugas lalu lintas Aiptu Timbul bersama rekannya juga berusaha menyetop warga Semanggi itu namun yang bersangkutan tetap menerobos, sehingga petugas lalu lintas Aiptu Timbul akan tertabrak, namun bisa menghindar, tapi tangan kanan petugas tersebut tetap terkena kaca spion, sehingga pelaku hilang keseimbangan.

"Lalu pelaku memukul Aiptu Timbul menggunakan tangan kanan yang mengenai kepala (bagian telinga kiri) sambil mengancam dengan kata-kata "Yen ono opo-opo karo anakku, kowe tak pateni," jelas laki-laki berambut gondrong itu.

Melihat kejadian tersebut, datang Wakasat Lantas AKP Sutoyo bersama anggota lainnya untuk mengamankan pengendara berikut motornya lalu dibawa ke Polresta Surakarta guna penyelidikan lebih lanjut.

" Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku akan dikenakan Pasal : 351 KUH Pidana atau 335 KUH Pidana dan atau 212 KUH Pidana dengan hukuman penjara paling lama 2 Tahun 8 Bulan," jelas Ade Safri Simanjuntak.

Diungkap Kapolres bahwa pelaku pemukulan anggota merupakan residivis penyerangan di sebuah Kafe Zenso Kota Surakarta sekitar tahun 2013 dan diganjar hukuman sekitar 6 bulan. 

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Diterjang Arus Bengawan Solo, Jembatan Sesek Hanyut

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:25 WIB

Abipraya Arena Diluncurkan, Jadi Area Esport Jateng

Minggu, 25 September 2022 | 17:17 WIB
X