BP Jamsostek Karanganyar Salurkan Manfaat Beasiswa Rp 355 Juta Bagi 92 Anak

- Jumat, 28 Mei 2021 | 18:38 WIB
PENERIMA MANFAAT : Kepala BP Jamsostek Karanganyar Gunadi Hery Urando menyerahkan secara simbolis manfaat beasiswa kepada Wahyati, ahli waris peserta program yang meninggal dunia. (suaramerdeka-solo.com/Irfan Salafudin) (Irfan Salafudin)
PENERIMA MANFAAT : Kepala BP Jamsostek Karanganyar Gunadi Hery Urando menyerahkan secara simbolis manfaat beasiswa kepada Wahyati, ahli waris peserta program yang meninggal dunia. (suaramerdeka-solo.com/Irfan Salafudin) (Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Karanganyar merealisasikan beasiswa sebesar Rp 355.750.000 kepada 92 anak sejak 5 Mei lalu.

Penerima manfaat beasiswa adalah anak dari para peserta program Jamsostek yang meninggal dunia.

Kepala BP Jamsostek Karanganyar Gunadi Hery Urando menjelaskan, program manfaat beasiswa bagi anak peserta BP Jamsostek yang meninggal dunia tertuang dalam PP 82/2019 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

"Manfaat beasiswa ini diberikan kepada ahli waris dari peserta yang meninggal dunia, dengan masa kepesertaan minimal tiga tahun. Diberikan kepada maksimal dua anak, dari masa pendidikan TK sampai lulus S1," jelasnya, Jumat (28/5/2021).

Dikatakannya, realisasi program beasiswa baru terlaksana setelah turun Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) 5/2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian dan Jaminan Hari Tua.

"Permenaker itu petunjuk pelaksanaan dari PP 82/2019. Setelah turun, langsung kami eksekusi. Sejak 5 Mei hingga saat ini, total manfaat beasiswa yang sudah diserahkan Cabang Karanganyar Rp 355.750.000 untuk 92 anak," tuturnya.

Manfaat beasiswa yang diberikan adalah Rp 1,5 juta per tahun untuk siswa TK dan SD, Rp 2 juta per tahun untuk siswa SMP, Rp 3 juta per tahun untuk siswa SMA dan Rp 12 juta per tahun untuk mahasiswa.

"Syarat pencairannya antara lain salinan akta kematian, kartu keluarga, KTP, buku rekening, surat keterangan meninggal, surat keterangan ahli waris dan lainnya. Jika ada berkas yang belum lengkap, petugas akan menyampaikannya untuk dilengkapi," jelasnya.

Pencairan manfaat beasiswa, diakui Wahyati, salah satu ahli waris peserta BP Jamsostek, tidak ribet. Suami Wahyati, yakni Bayu Sasongko, karyawan PT SKI Karanganyar, meninggal karena kecelakaan pada 19 Oktober 2020.

"Anak saya, Aisyah, mendapat manfaat beasiswa dari kepesertaan almarhum suami di BP Jamsostek. Untuk membantu biaya pendidikan," kata ibu satu anak ini.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Bejat! Cabuli Anak Tetangga dengan Sadis

Kamis, 23 September 2021 | 14:07 WIB

Lahan Kritis di Karanganyar Mencapai 12 Ribu Hektare

Minggu, 19 September 2021 | 15:10 WIB

Tersengat Listrik dari Mesin Drill, Ngadiyanto Tewas

Kamis, 16 September 2021 | 19:11 WIB
X