Guru Berperan Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Anak

- Selasa, 16 November 2021 | 15:13 WIB
Siswa SLB Rahmawati Kholid menunjukkan kepiawaian bermain drum band dengan lagu 'Gundhul-gundhul Pacul'' dan ''Jaran Kore'', di Aula SLB setempat.  (SMSolo/Anindito AN)
Siswa SLB Rahmawati Kholid menunjukkan kepiawaian bermain drum band dengan lagu 'Gundhul-gundhul Pacul'' dan ''Jaran Kore'', di Aula SLB setempat. (SMSolo/Anindito AN)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Puluhan guru TK di Kecamatan Kerjo bersama SLB Rahmawati Kholid dan UPT Puskesmas Kerjo, Kabupaten Karanganyar menggelar sarasehan.

Sarasehan diprakarsai UPT Puskesmas Kerjo, bertempat di Aula SLB Rahmawati Kholid di Desa Kuto, Kerjo, Karanganyar, Selasa (16/11/2021).

''Kami akan memberikan perhatian lebih pada anak usia dini yang dibahas melalui sarasehan,'' tutur Arum Rahmawati, Kasek SLB Rahmawati Kholid.

Baca Juga: Polres Boyolali Beri Bantuan Paket Sembako untuk Meringankan Beban Warga Korban Longsor

Sarasehan bertajuk ''Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak (DDTKA), Penyimpangan DDTK dan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus''.

Tujuannya, lanjut Arus Rahmawati untuk meningkatkan wawasan guru SLB, guru TK, dan guru PAUD di Kecamatan Kerjo dalam melakukan DDTKA.

Juga meningkatkan sinergitas sesama guru dan petugas Puskesmas Kerjo, demi tercapainya tujuan pendidikan yang optimal bagi anak dan anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga: Cuaca Mulai Ekstrem, BPBD Sukoharjo Pasang Status Siaga Bencana

Kepala UPT Puskesmas Kerjo dokter Siti Mahfuda mengatakan para guru dan orangtua berperan mengenali ganguan tumbuh kembang pada anak.

Semakin dini diketahui gangguan tumbuh kembang anak, maka akan semakin awal bisa dilakukan intervensi secara tepat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

103 Keluarga Korban Bencana Alam Terima Santunan

Kamis, 6 Januari 2022 | 17:10 WIB
X