Hujan dan Debit Air Sungai Siwaluh Naik, Pencarian Sastro Setu Kembali Dihentikan

- Selasa, 16 November 2021 | 19:15 WIB
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian Sastro Setu, korban tertimbun talut ambrol di tebing Sungai Siwaluh, wilayah Gerdurejo, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Selasa (16/11). (SMSolo/dok)
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian Sastro Setu, korban tertimbun talut ambrol di tebing Sungai Siwaluh, wilayah Gerdurejo, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Selasa (16/11). (SMSolo/dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Pencarian Sastro Setu, pekerja bangunan yang tertimbun longsoran material talut yang ambrol di tebing Sungai Siwaluh, wilayah Gerdurejo, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, kembali dihentikan sementara, Selasa (16/11).

Hujan deras dan debit air Sungai Siwaluh yang meninggi, menjadi alasan untuk menghentikan proses pencarian warga Melikan RT 5 RW 6 Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar, yang tertimbun material talut yang ambrol saat menggali lubang dudukan cakar ayam pada Senin (15/11) pukul 11.00 WIB.

Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta Arief Sugiarto mengatakan, kondisi cuaca yang kurang bersahabat menjadi kendala dalam proses pencarian.

Baca Juga: Perampokan Gudang Rokok Camel, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Orang Dalam

"Hujan deras di bawah, sementara debit air di daerah atas naik signifikan. Karena itu, tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara proses pencarian, sambil melihat perkembangan situasi. Pencarian akan dilanjutkan Rabu (17/11)," katanya.

Pihaknya tidak ingin mengambil risiko, dengan melanjutkan proses pencarian pada saat kondisi cuaca tidak mendukung.

"Apalagi ada kemungkinan terjadi longsor susulan. Sebab di tengah tebing ada patahan. Ada risiko-risiko yang harus diwaspadai. Kami tidak akan mempertaruhkan tim pencari. Lebih baik safety dulu. Setelah kondisi memungkinkan, pencarian akan dilanjutkan," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Boyolali Geber Vaksinasi untuk Lansia

Dikatakannya, tim SAR telah menemukan linggis, ceret dan sandal yang diduga milik survivor. Karena itu, dalam pencarian lanjutan besok, akan difokuskan pada area di mana ketiga barang itu ditemukan.

Selain itu, tim susur sungai juga tetap diterjunkan, untuk mencari kemungkinan korban terhanyut.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

103 Keluarga Korban Bencana Alam Terima Santunan

Kamis, 6 Januari 2022 | 17:10 WIB
X