Waspada! Kasus DBD di Sukoharjo Meningkat. Hingga November Ada 185 Kasus dan 9 Meninggal

- Kamis, 18 November 2021 | 08:31 WIB
DBD
DBD

SUKOHARJO, suaramerdeka-solo.com - Kasus demam berdarah dengue (BDB) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mengalami lonjakan hingga November ini.

Tercatat kasus yang dilaporkan mencapai 195 orang dan sembilan orang di antaranya meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, terjadi kecenderungan kenaikan kasus DBD pada Tahun 2021 ini.

Baca Juga: Ditetapkan Tersangka, Ini Peran Tiga Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi

Kasus DBD sepanjang Tahun 2020 total sebanyak 182 orang dimana tujuh orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

"Terjadi kenaikan kasus DBD dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menjadi prioritas penanganan selain Covid-19," kata Yunia, Selasa (16/11).

Menurutnya, kenaikan kasus ini dipicu oleh kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Kondisi cuaca memasuki musim penghujan mengakibatkan genangan-genangan air dipermukiman.

Baca Juga: Empat Desa di Majenang Cilacap Diterjang Banjir Dampak Jebolnya Tanggul Sungai Cikawung

Serta masyarakat yang kurang peka menerapkan kebiasaan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Karena itu pihaknya meminta, di tengah upaya pencegahan penularan Covid-19, masyarakat juga tetap waspada mencegah penyakit penyakit inveksi lainnya. Salah satu yang diwaspadai adalah DBD.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Kembali Dapat Bantuan

Senin, 17 Januari 2022 | 15:05 WIB

Gropyokan Tikus, Pemdes Pranan Berikan Bonus

Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:46 WIB
X