Antisipasi terjadi Klaster PTM, Komisi IV DPRD Boyolali Pantau Prokes PTM di Dua SMP

- Kamis, 18 November 2021 | 14:45 WIB
Seorang guru SMPN 1 Teras menjalani swab antigen secara sampling yang digelar Dinkes Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)
Seorang guru SMPN 1 Teras menjalani swab antigen secara sampling yang digelar Dinkes Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Komisi IV DPRD Boyolali menggelar monitoring dan evaluasi (monev) di SMPN 1 Boyolali dan SMPN 1 Teras yang menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM), Kamis (18/11).

Tim juga memantau swab antigen juga dilakukan secara sampling di kedua sekolah tersebut.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Boyolali, Subagyo, kegiatan monev ini menyasar pelaksanaan Prokes selama PTM di dua SMP itu. Termasuk memantau capaian vaksinasi pelajar serta memantau swab antigen untuk mengantisipasi potensi paparan.

Baca Juga: Jelang 100 Hari Mangkatnya KGPAA Mangkunegara IX, Suksesi Raja Mangkunegara akan Dimulai

"Swab antigen ini untuk melihat, jangan sampai Boyolali kecolongan,” ujarnya seusai monev di SMPN 1 Teras.

Menurutnya, siswa sudah menjalankam prokes sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan. Siswa yang masuk juga berdasarkan surat izin orangtua. Guru dan karyawan juga proaktif dalam pengawasan prokes di sekolah.

"Saya lihat sudah cukup baik. Nanti kita juga akan lihat di SMP kawasan Boyolali utara sebagai pembanding."

Selain itu, hasil monev akan dikoordinasikan dengan Disdikbud Boyolali.

Baca Juga: Belum Ada Putusan UMK 2022 di Sragen, Disnaker: Besarannya Tidak Mungkin Turun

"Jika memungkinkan bisa dilakukan penambahan jam belajar maupun jumlah siswa. Sementara baru jenjang SMP dulu, untuk SD belum.”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X