DPC Peradi Kota Surakarta Disomasi

- Selasa, 8 Juni 2021 | 00:35 WIB
Pengurus DPC Peradi Surakarta berada di Kantor Sekretariat Jl Markisa II No. 6 Laweyan, Solo. (SMSolo/dok)
Pengurus DPC Peradi Surakarta berada di Kantor Sekretariat Jl Markisa II No. 6 Laweyan, Solo. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Pengurus DPC Peradi Surakarta diminta melepas papan nama dan meninggalkan bangunan yang ada di Jalan Markisa II No. 6 Karangasem, Laweyan.

Ahmad Muhamad Mustain Nasoha, selaku pemenang lelang atas tanah dan bangunan lokasi yang ditempati oleh DPC Peradi tersebut, melayangkan somasi.

Mustain Nasoha melalui kuasa hukumnya, Awod Umar secara resmi telah melayangkan somasi kepada DPC Peradi Kota Surakarta dengan tembusan Polsek Laweyan dan Polresta Surakarta.

"Sebelum klien kami ikut lelang telah mendatangi objek lelang yang berada di Jalan Markisa II No. 6 Karangasem, Laweyan, telah kosong atau tidak ada penghuninya," terang Awod Umar dalam rilis yang dikirim ke Suara Merdeka, Senin (7/6/2021) petang.

Baca Juga: Terdampak Proyek Elevated Railway, 523 Bangunan Akan Diganti Rugi

Berdasar lelang tertanggal 19 Februari 2021, telah laku lelang sesuai dengan Kutipan Risalah Lelang No. : 124/38/2021 tanggal 24 Maret 2021 dengan pemenang lelang Ahmad Muhamad Mustain Nasoha.

Bahkan segala proses administrasi telah ditempuh hingga tanah dan bangunan tersebut telah berubah kepemilikannya dari pemilik lama menjadi sertifikat hak milik atas nama Ahmad Muhamad.

"Namun saat ini, rumah tersebut, lanjut Awod, terpampang papan nama DPC Peradi Surakarta dan menjadi Kantor Sekretariat DPC Peradi Kota Surakarta," ujarnya.

Padahal oleh pemenang lelang, mulai Juni 2021 akan ditempati dan untuk Asrama Santri Ponpes Al-Muayyad Mangkuyudan, Laweyan. Terkait masalah yang timbul, Awod mengatakan sudah melakukan pendekatan personal kepada Ketua DPC Peradi Kota Surakarta sejak bulan Ramadan lalu.

Baca Juga: Ledakan Covid-19 di Kudus, Disiapkan Tiga Tempat Isolasi Tambahan di Semarang

"Merasa tidak ada kejelasan sikap dari Ketua DPC Peradi atas masalah ini, 24 Mei 2021 kami secara resmi berkirim surat kepada pengurus Peradi. Kami sampaikan bahwa objek akan digunakan pada Juni 2021," ungkap Awod.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Solo Butuh Tambahan Vaksin Booster 70 Ribu Dosis

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:52 WIB

Alumni Bintara ZED-STP Berbagi Paket Sembako

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:48 WIB

Kakorlantas Polri Temui Gibran di Solo. Ada Apa?

Kamis, 13 Januari 2022 | 20:36 WIB

Cegah Napi Pesta Narkoba, Rutan Gandeng BNNK Surakarta

Selasa, 11 Januari 2022 | 17:48 WIB

Jukir di Solo Dukung Ganjar Pranowo Jadi Capres 2024

Senin, 10 Januari 2022 | 05:30 WIB

Perawatan Gagal Jantung Jadi Unggulan RS UNS

Sabtu, 8 Januari 2022 | 14:30 WIB
X