Pemkab Klaten Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur pada 2022, Termasuk Rp 19 Miliar untuk Graha Megawati

- Jumat, 19 November 2021 | 07:13 WIB
Bupati Sri Mulyani dan sejumlah pejabat menanam pohon kurma di halaman Graha Megawati Buntalan, Klaten. SMSolo/dok (SMSolo/dok)
Bupati Sri Mulyani dan sejumlah pejabat menanam pohon kurma di halaman Graha Megawati Buntalan, Klaten. SMSolo/dok (SMSolo/dok)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Klaten akan melanjutkan pembangunan infrastruktur termasuk kelengkapan Graha Megawati, yang tertunda dalam dua tahun terakhir, karena refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Tahun 2021, anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19 cukup besar, karena terjadi ledakan kasus pada pertengahan tahun. Akibatnya, hanya sebagian proyek yang terlaksana.

Perbaikan jalan, pembangunan gedung dan jembatan yang sudah direncanakan pun terpaksa ditunda, demi penanganan Covid-19. Kelanjutan pembangunan fisik dengan APBD Perubahan 2021 hanya sedikit dan waktunya mepet.

Baca Juga: PBJI Klaten Siap Kirim 12 Atlet Ke Kejurprov BPJI Jateng di Wonogiri

‘’APBD Perubahan 2021 fokus perbaikan jalan, tapi sedikit sekali karena keterbatasan waktu. Jadi anggaran tahun 2022 akan kami fokuskan pada pembangunan infrastruktur, khusus jalan hampir Rp 90 miliar,’’ kata Bupati Klaten Sri Mulyani.

Anggaran terbesar memang akan digunakan untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan. Selain itu, ada perbaikan jembatan, dan melanjutkan pembangunan gedung. Saat ini, banyak jalan yang mendesak untuk diperbaiki.

Rencananya 2022 dibangun pula kantor Kecamatan Tulung dan Ceper, pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan interiornya dan melanjutkan gedung serbaguna Graha Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga: Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Klaten Terbitkan Inbup agar ASN Beli Beras Rojolele  

‘’Untuk Graha Megawati tahun ini hanya Rp 6 miliar antara lain untuk masjid dan ruang katering, karena kena refocusing Rp 30-an miliar. Tahun 2022 dianggarkan Rp 19 miliar untuk pagar, parkir, paving, wisma dan kelengkapan gedung utama,’’ kata Sri Mulyani.

Angkanya besar, karena anggaran yang direfocusing tahun ini dikembalikan tahun depan. Tujuannya, agar gedung di lahan 5.000 meter persegi itu bisa segera dimanfaatkan masyarakat pada 2023.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Purna Tugas, 38 Personel Polres Klaten Diarak Becak

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
X